Kalla Ingatkan Guru Tidak Dongkrak Nilai Siswa
Kamis, 03 Agu 2006 17:50 WIB
Padang - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan para guru untuk tidak mendongkrak nilai siswa atau cara-cara tidak terpuji lainnya demi meningkatkan prestise sekolah bersangkutan. Selain memperburuk citra pendidikan, cara-cara seperti itu pada akhirnya hanya akan semakin menjauhkan Indonesia untuk mendapatkan hasil pendidikan sesuai harapan.Hal itu disampaikan Jusuf Kalla dalam acara ramah tamah dengan kepala dinas pendidikan, kepala sekolah dan guru-guru se-Sumbar di aula kantor Gubernur Sumbar, Jalan Sudirman, Kamis (3/8/2006). "Nilai bagus yang didapatkan siswa harus berasal dari usaha belajar yang keras," ujarnya.Dikatakan dia, pemerintah berharap agar berbagai pihak terkait tidak menghalangi niat masyarakat yang ingin memberikan sumbangan untuk sekolah negeri. Menurutnya, ada kecenderungan masyarakat enggan memberikan sumbangan pada sekolah negeri karena dianggap sudah memiliki dana bantuan operasional sekolah (BOS). "Sebab itu wajar saja bila banyak sekolah swasta yang kondisinya jauh lebih bagus dari sekolah negeri. Jangan dihalang-halangi bila ada masyarakat yang ingin menyumbang asal caranya legal," katanya.Sebelum beramah tamah dengan insan pendidikan di Sumbar, Wapres meresmikan Jalan Malalak (Kabupaten Agam)-Sicinsin (Kabupaten Padang pariaman) sepanjang 41,3 kilometer yang akan menjadi jalur alternatif Padang - Bukittinggi. Selain itu, Kalla juga melakukan pencanangan Sumbar sebagai sentra kakao di Desa Lubuk Pandan, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.
(nrl/)











































