Istri DPR Ikut Kuker, Zaenal Minta Perincian Anggaran
Kamis, 03 Agu 2006 16:10 WIB
Jakarta - Sejumlah istri anggota DPR akan ikut serta dalam kunjungan kerja (kuker) ke Iran. Sebagai bentuk transparansi, diperlukan perincian anggaran yang dialokasikan untuk anggota dewan.Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif menanggapi kesimpangsiuran anggaran dewan yang akan melakukan kunjungan kerja ke Iran dan diikuti istri-istrinya, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/8/2006)."Mungkin saja diperlukan penataan totalitas anggaran per orang. Tidak saja untuk anggota dewan tapi pejabat negara. Hal itu supaya tidak menimbulkan persoalan, termasuk mengajak istri boleh atau tidak," tegas Zaenal Ma'arif.Menurutnya, dana yang dianggarkan oleh dewan atas kunjungan ke luar negeri sudah ditentukan. Jika anggota dewan membawa istrinya maka hal itu harusnya menggunakan dana pribadi. Kalaupun pengurusan visa dan lainnya bersama-sama hanya untuk mempermudah administrasi."Itu sudah dijatah untuk anggota dewan dananya berapa. Kalaupun istri ikut dalam pengurusan visa, hanya untuk mempermudah administrasi biar efisien. Masak sendiri-sendiri," tegasnya.Sementara Sekjen DPR Faisal Djamal mengatakan, pengurusan visa istri sudah diproses oleh biro travel yang diurus oleh masing-masing sekretaris delegasi dewan. "Kita sudah kerjasama dengan biro travel untuk mengurusnya. Kita sampaikan ke mereka apa saja yang diperlukan dan nanti akan diproses oleh biro travel," kata Faisal Djamal.
(san/)











































