Din: Indonesia Harus Kirimkan Mosi Tidak Percaya ke PBB
Kamis, 03 Agu 2006 14:58 WIB
Jakarta - Pemerintah terus didesak melakukan tindakan konkret terkait kebrutalan Israel terhadap Palestina dan Libanon. Salah satunya, menyampaikan mosi tidak percaya kepada Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).Usulan untuk menyampaikan mosi tidak percaya kepada PBB itu disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin kepada wartawan di Hotel Hilton, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (3/8/2006)."Kita memberikan kesempatan kepada PBB. Tapi kalau tidak mau (memberikan resolusi), ya berikan mosi tidak percaya," ujar Din.Saat didesak apakah ini berarti Indonesia harus keluar dari PBB, Din tidak memberikan jawaban yang tegas. "Buat apa kita berhimpun di dalam lembaga yang tidak efektif, yang tidak mendengar aspirasi mayoritas," ujar Din.Din juga menilai, PBB tidak bisa lagi diandalkan untuk menuntaskan krisis di Timur Tengah. Hal itu terlihat dari tidak adanya langkah tegas yang dilakukan PBB. Segala keputusannya selalu bisa digagalkan oleh hak veto negara-negara superpower."Kalau PBB tidak efektif dan tidak dapat mengambil tindakan karena selalu diveto negara superpower, pemerintah Indonesia tidak cukup bilang kecewa," cetus Din.Sidang OKIDin juga sempat menyinggung sidang darurat Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang sedang berlangsung di Malaysia. Dia berharap, OKI bisa menghasilkan keputusan yang bisa menekan pihak Barat. "Presiden SBY harus secara tegas meminta OKI agar bersikap tegas mengenai agresi Israel," kata Din. Menurut Din, sikap tegas OKI sangat penting. Sebab pertikaian antara Israel dengan Palestina dan Libanon berpotensi menyebabkan perang kawasan dan menyeret negara lain seperti Suriah dan Iran."Meski beberapa negara Arab tidak akur, tetapi jika sudah menyangkut Israel mereka bisa bersatu," ujar Din.
(djo/)











































