Purnomo: Luapan Lumpur Panas karena Beda Tekanan di 2 Zona

Purnomo: Luapan Lumpur Panas karena Beda Tekanan di 2 Zona

- detikNews
Kamis, 03 Agu 2006 13:17 WIB
Jakarta - Luapan lumpur panas di Desa Porong, Sidoarjo, Jawa Timur disebabkan adanya lost circulation di sumur gas milik Lapindo Brantas Inc. Hal itu terjadi karena terdapat dua zona yang memiliki tekanan berbeda.Hal tersebut diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (3/8/2006)."Lumpur masuk ke zona yang bertekanan rendah dan secara bersamaan terjadi tekanan gas dari bawah yang cukup tinggi. Ini yang membuat lumpur menyembur dan terjadilah blow out," kata Purnomo.Menurut Purnomo, penjelasan ini berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan tim independen. Penyelidikan yang dilakukan tim ini terpisah dari penyelidikan yang dilakukan polisi. Hasil investigasi tim independen ini telah diserahkan ke DPR dan presiden.Purnomo manambahkan, proses pidana terhadap kasus ini juga terus diusut. Mengenai hal ini, lanjut Purnomo, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian."Kalau itu memang kesalahan operator atau manusianya, tentu akan kita tindak," tegas Purnomo.Di mata Purnomo sendiri, pihak Lapindo Brantas sudah melakukan upaya yang maksimal. Mereka telah menyewa konsultan asing untuk mengatasi masalah luapan lumpur panas ini. Pemerintah hanya berharap, penyelesaian masalah ini sesuai dengan aturan yang ada."Semua ada aturannya, semua bisa terkait dampak lingkungan. KIta lihatlah plus minusnya, kita pegang saja pada aturan itu," ujar Purnomo. (djo/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait