Pencuri Motor Tewas Digebukin
Kamis, 03 Agu 2006 12:50 WIB
Jakarta - Seorang pencuri motor tewas digebukin massa. Dari tangannya polisi menemukan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver dengan 4 butir peluru.Peristiwa itu terjadi pada Rabu 2 Agustus kemarin sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu Cikula (29) dan Herman (18) mencuri di garasi sebuah rumah yang terletak di Jalan Tebet Timur III No. 21, Jakarta Selatan. Mereka mencuri Suzuki Satria warna merah hitam dengan nomor polisi B 6152 SFI dengan menggunakan kunci T.Namun saat mereka beraksi, pemilik motor yang bernama George Fritz Prihasel (17) memergoki mereka berdua dan berteriak maling. Cikula dan Herman pun kabur dengan menggunakan motor Yamaha warna hitam. Akan tetapi di sekitar Pasar SPT Tebet, massa menghadang mereka."Saat terkepung, Herman sempat mengacungkan pistol namun tidak sempat menembak," kata Kanit Reskrim Polsek Tebet Iptu Nurdin Arrahman saat dihubungi wartawan, Kamis (3/8/2006).Saat dikepung massa, Cikula sempat menusukkan pisau ke salah seorang warga bernama Kemy (30) yang menyebabkan luka di bagian punggung dan harus dirawat di RS Tebet. Massa yang marah langsung menggebuki dua maling itu.Herman dan Cikula yang sudah babak belur dibawa polisi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. "Tadi pagi ternyata Herman tewas," imbuh Nurdin.Pihak kepolisian kini masih mengejar 4 anggota komplotan pencuri sepeda motor itu. Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB, polisi menggerebek sebuah rumah kontrakan di Kampung Arrahman RT 7 RW 8, Cimanggis, Depok, karena diduga sebagai tempat persembunyian kelompok itu. Sayangnya 4 orang yang dicurigai keburu menghilang."Saat ini Cikula sudah ada di Polsek Tebet, dan dari hasil pengakuannya, kami menggerebek di daerah Cimanggis itu. Dia mengaku mendapatkan senjata dari salah seorang bernama Hendardi, " terang Nurdin.
(san/)











































