Kritik PBB, Badawi Serukan OKI Kirim Pasukan ke Libanon
Kamis, 03 Agu 2006 12:45 WIB
Putrajaya - Mengutuk kekerasan tak ada lagi gunanya. Bagi PM Malaysia Abdullah Ahmad Badawi, sudah saatnya bertindak dan mengambil peran mendamaikan konflik di Libanon.Badawi berharap negara-negara muslim mengirimkan pasukan perdamaian di bawah bendera PBB ke Libanon. Dia juga mengkritik PBB yang tidak mengambil tindakan tegas terhadap Israel.Dalam sidang darurat Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Putrajaya, Malaysia, Badawi menegaskan, simpati terhadap korban konflik Israel-Hizbullah di Libanon tidaklah lagi cukup."Kita tidak dapat terus-menerus mengucapkan berbagai statemen mengutuk kekerasan. Kita harus memainkan peran yang lebih proaktif untuk mengakhiri konflik," kata Badawi seperti dilaporkan AFP, Kamis (3/8/2006).OKI, lanjut dia, juga harus minta diberi peran untuk membangun perdamaian setelah gencatan senjata bisa diselenggarakan."Kita harus menunjukkan kesiapan kita untuk berkontribusi dalam operasi perdamaian di bawah PBB. Malaysia siap untuk itu," ujar Badawi.Sayangnya, sambung dia, komunitas internasional seakan-akan lumpuh. PBB tidak bisa berbuat banyak kecuali hanya mengorganisir distribusi bantuan kemanusiaan."Dewan Keamanan PBB bahkan tak punya nyali untuk mengutuk Israel atas serangan yang menewaskan staf PBB," sindir Badawi seraya menyerukan segera dilakukannya gencatan senjata tanpa syarat.
(sss/)











































