Haramkan Infotainmen, Fatwa NU Tidak Akan Efektif

Haramkan Infotainmen, Fatwa NU Tidak Akan Efektif

- detikNews
Kamis, 03 Agu 2006 12:04 WIB
Jakarta - Fatwa ulama-ulama NU yang mengharamkan tayangan infotainmen dinilai Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra tidak efektif. Yang terpenting dalam hal ini bukanlah fatwa, tapi edukasi kepada publik."Edukasi itu selama ini kurang sehingga masyarakat mau dieksploitasi oleh rumah produksi dan TV-TV," kata Azyumardi di sela penandatanganan MoU antara UIN Syarif Hidayatullah, The Asia Foundation dan Perpustakaan Kongres Amerika Serikat di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (3/8/2006).Selama ini, imbuh dia, faktor edukasi tidak memperhatikan kepentingan publik. Dia lalu menyarankan NU dan lembaga Islam lainnya lebih banyak melobi stasiun TV atau rumah produksi ketimbang mengeluarkan fatwa.Mengenai perda bernuansa syariat Islam, ia menilai dalam beberapa hal ada manfaatnya karena muatan atau substansinya juga diakui agama lain, seperti perda anti-maksiat dan anti-perjudian."Sayangnya perda bernuansa syariat Islam sendiri salah kaprah. Di dalamnya tidak pernah mengutip ayat Al Quran sehingga itu sebenarnya bukan perda syariah. Cuma memang ada isi perda yang keterlaluan, seperti kewajiban salat Jumat dan kewajiban baca Al Quran," bebernya.Untuk itu masyarakat diminta perlu menilai lagi konteks pembuatan perda tersebut saat disusun. "Banyak perda terkait dengan politik lokal untuk mencari dukungan karena perda itu cukup populer," ujar dia. (umi/)


Berita Terkait