Tarif Memotret di Lembah Baliem
Kamis, 03 Agu 2006 11:57 WIB
Wamena - Sebenarnya tidak ada ketetapan tarif resmi memotret warga Baliem, Papua, berpakaian tradisional. Tapi ada semacam kesepakatan tak resmi yang entah mulai kapan dan bagaimana kok dijadikan patokan. Tarif memotret orang dewasa - pria atau wanita - yang mengenakan hiasan lengkap di sekujur tubuhnya adalah Rp 5 ribu per orang. Bisa kurang dari itu, bila tanpa hiasan lengkap atau kebetulan Anda berpapasan di jalan.Sedangkan tarif memotret kepala suku juga Rp 5 ribu. Menjadi Rp 10 ribu bila dirinya tengah mengenakan seluruh asesoris kebesarannya. Anda ingin memotret mummi kepala suku Kurulu yang telah berusia 346 tahun? Cukup bayar Rp 15 sampai 20 ribu. Tarif untuk memotret anak-anak jauh di bawah itu. Hanya seribu rupiah per anak. Itu bisa Anda ganti dengan permen atau makanan kecil lainnya, dan umumnya mereka lebih memilih cara barter demikian.Ingat, tarif ditagihkan kepada setiap fotografer. Artinya bila rombongan Anda terdiri 10 orang, masing-masing anggota rombongan harus membayar ongkos itu. Paling mahal adalah mengabadikan acara adat pesta bakar babi. Anda harus menyediakan uang Rp 10 juta untuk tiap ekor babi. Babi bisa dibeli langsung ke warga yang rata-rata memeliharanya. Tentu kurang kolosal kalau hanya satu babi yang dibakar bukan? Daftar tarif di atas hanya sekedar patokan yang tidak mengikat. Bila suatu ketika ada oknum turis merusak 'pasaran', otomatis harga bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Keterangan Foto: Kepala suku Kurulu bersama Wimonto Mabel - mummi kepala suku pendahulunya - yang telah berusia 346 tahun. Selama empat jam setiap malamnya, mummi yang semasa hidupnya menjabat sebagai panglima perang ini diasapi agar awet.
(asy/)











































