Kisah Paranormal Berujung Maut
Putriku, Kami Sayang Padamu!
Kamis, 03 Agu 2006 10:38 WIB
Pekanbaru - Irwan Chaniago (50) nekat membakar paranormal Ki Haryo hingga tewas. Irwan siap menangung risiko, termasuk dipenjara. Dia mengaku melakukan tindakan kalap ini karena sayang terhadap putrinya, Erma Fera (23). Sebagai orangtua, Irwan tak mungkin merelakan anaknya dijadikan istri keempat Ki Haryo. "Anakku, perbuatan ini aku lakukan, karena cinta kami kepadamu. Kami sayang kepadamu. Kami tak rela kamu itu menikah dengan paranormal. Aku siap menanggung risiko ini," kata Irwan Chaniago kepada putri sulungnya Erma Fera (23) di Mapolsek Sukajadi. Ungkapan kasih sayang orangtua pada anaknya ini dituturkan Kapolsek Sukajadi, AKP Amrozi, N saat ditemui detikcom, Rabu (2/8/2006) kemarin di ruang kerjanya, Sukajadi, Pekanbaru. Kapolsek saat itu menjadi saksi pertemuan antara bapak dan anak ini. Keduanya bertemu di Mapolsek 3 hari sebelum Ki Haryo Pamungkas meninggal dunia. "Dalam dialog antara anak dan bapak itu, kami melihat tersangka Irwan memang tidak menyesali perbuatannya. Ini juga bisa dilihat, ketika dia menyerahkan diri usai membakar tubuh dukun itu," kata Kapolsek. Kapolsek menguraikan percakapan keduanya. Dalam pertemuan beberapa waktu lalu, Fera sengaja menjenguk orangtuanya di ruang tahanan Mapolsek Sukajadi. Gadis berkulit sawo matang ini datang dengan santai tidak terlihat kaku, walau dia disebut-sebut kena pelet Ki Haryo. Kedatangan gadis berhidung mancung berwajah mirip kearab-araban ini, selain membawa bekal makanan, juga membawa obat dari dokter untuk orangtuanya. Maklum, Irwan Chaniago juga mengalami luka bakar di tangan dan kakinya, ketika dia membakar tubuh Ki Haryo dengan bensin sepekan yang lalu. Irwan mengaku tak ingin putri sulungnya sebagai harapan dan dambaan dalam keluarga jatuh ketangan Ki Haryo Pamungkas yang akan menjadikannya istri keempatnya. Irwan masih menaruh harapan pada anaknya untuk bisa bekerja terlebih dahulu. Selanjutnya bisa menolong 6 adiknya yang masih bersekolah. "Saya tak rela, putriku menikah dengannya. Aku sayang dengan putriku. Perbuatan nekat itu aku lakukan demi cinta dan sayangku kepada putriku. Sungguh aku tidak menyesal atas perbuatan itu, karena aku puas, putriku tidak jadi menikah dengannya," tutur Irwan. Menurut Irwan, kejengkelannya datang ketika beberapa waktu lalu, Ki Haryo Pamungkas datang ke rumahnya mengutarakan niatnya untuk menikahi Fera bulan Agustus ini. Padahal sebelumnya, Ki Haryo mengaku tidak memiliki hubungan apa pun pada Fera. "Inilah puncak kemarahan itu. Sudah beberapa kali Irwan meninta Ki haryo untuk tidak menjalin hubungan dengan anaknya. Tapi tak digubris. Karena itu tersangka nekat membakar Ki Haryo," kata Kapolsek.
(asy/)











































