Hak Veto AS Harus Dicabut
Rabu, 02 Agu 2006 22:37 WIB
Jakarta - Agresi Israel terhadap Palestina dan Libanon yang membabi buta didukung pemerintah AS yang memveto resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB. Forum Umat Islam (FUI) meminta agar hak veto AS dicabut.Hal itu disampaikan Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, KH.Husein Umar dalam jumpa pers pernyataan sikap FUI di Sekretariat Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2006)."PBB sebenarnya telah kehilangan kredibilitas, karena AS dengan mudah memveto setiap keputusan yang dikeluarkan. Karena itu, FUI meminta pemerintah untuk mengusulkan penghapusan hak veto", ujarnya. FUI juga menyesalkan sejumlah negara Arab yang berikap pasif terhadap agresi yang dilakukan oleh Israel. "Kami juga mengingatkan pemimpin-pemimpin negara Arab agar tidak berdiam diri terhadap nasib umat Islam di Palestina dan Libanon", kata Sekjend FUI Muhammad Alkhaththath. Karena itu, menurut Alkhaththath sebaiknya pemimpin-pemimpin negara Arab membuka perbatasan untuk kaum muslimin yang hendak berjihad melawan Israel. FUI juga menyerukan pemerintah Indonesia dan dunia Islam mengajukan Presiden AS George W Bush dan PM Israel Ehud Olmert ke Mahkamah Internasional.FUI mendukung pengiriman pasukan TNI ke Libanon dan Palestina. Mereka juga menuntut pemerintah Indonesia dan dunia Islam memutuskan hubungan diplomatik dengan AS dan negara-negara pendukung Israel. Rencananya, pada Jum'at 4 Agustus mendatang, FUI akan mengadakan Aksi Sejuta Umat yang di Istana Negara dan Kedubes AS. Aksi tersebut akan diikuti sejumlah ormas, antara lain KISDI, Muhammadiyah, NU, HTI, sejumlah parpol Islam, dll.
(fay/)











































