Lapindo Dilarang Buang Lumpur ke Luar Wilayah Porong
Rabu, 02 Agu 2006 18:08 WIB
Sidoarjo -
Menneg Lingkungan Hidup (Menneg LH) Rachmat Witoelar melarang keras Lapindo membuang lumpur ke luar wilayah Porong, Sidoarjo. Dia juga melarang lumpur dibuang ke laut maupun sungai. Rachmat menginginkan agar lumpur Lapindo itu dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi. "Tetap tidak boleh membuang lumpur ke sungai Porong, karena bisa berbahaya. Nanti bisa menimbulkan pencemaran dua ribu hektar tambak. Jika mengatasi masalah, jangan menimbulkan masalah dong," kata Rachmat saat meninjau lokasi produksi batu bata berbahan lumpur Lapindo di Desa siring, Porong, Sidoarjo, Rabu (2/8/2006). Rachmat juga menegaskan, bila air yang bercampur lumpur akan dibuang ke laut, harus melalui uji baku mutu dari laboratorium Kementerian LH terlebih dulu. "Prinsipnya, air boleh dibuang ke laut melalui pipa, tetapi harus melalui pengolahan," kata Rachmat. Pada kesempatan itu, Rachmat juga mengizinkan pemanfaatan lumpur Lapindo sebagai bahan konstruksi. Izin tersebut sudah turun kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo hari ini. Menurut dia, lumpur Lapindo aman dan bisa dimanfaatkan. Untuk memperlihatkan bahwa lumpur Lapindo tidak membahayakan, Rachmat pun mencoba mencetak batu bata sendiri. "Saya pegang lumpur, nggak ada apa-apa," kata Rachmat sambil menunjukkan tangganya yang berlepotan lumpur. Setelah itu, Rachmat memperlihatkan batu bata yang sudah jadi. "Batu bata ini bagus, sangat kuat," kata dia seakan menepis ketakutan warga terhadap lumpur yang muncul akibat eksplorasi Lapindo Brantas Inc itu. Menurut dia, lumpur ini bisa membawa berkah apabila dimanfaatkan dengan baik. Dia menantang mengusaha-pengusaha yang bersedia memproduksi bahan dari lumpur untuk segera terlibat melalui Pemkab Sidoarjo. Nantinya, izin pemanfaatan lumpur untuk batako, genteng, paving block akan dikelola oleh BUMD Kabupaten Sidoarjo, PT Sidoarjo Membangun 2002. Rachmat mengaku sudah bertemu Menteri UKM Suryadharma Ali dan mengusulkan agar home industri yang bersedia memproduksi lumpur dapat pinjaman lunak dari koperasi.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































