Indonesia Kecewa Resolusi DK PBB untuk Iran

Indonesia Kecewa Resolusi DK PBB untuk Iran

- detikNews
Rabu, 02 Agu 2006 15:37 WIB
Jakarta - Indonesia kecewa kepada DK PBB yang lebih memprioritaskan menghasilkan resolusi isu nuklir Iran dibanding krisis kemanusiaan di Palestina dan Libanon. Padahal agresi militer Israel telah menewaskan 57 warga sipil. "Kekecewaan itu cukup meluas. Bukan hanya Indonesia dan negara-negara OKI tapi juga berbagai negara lain, termasuk di Eropa," geram Menlu Hassan Wirajuda di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (2/8/2006). Dipaparkannya, sampai hari ini DK PBB belum melakukan apa-apa terhadap pemboman dan serangan milter Israel di Palestina dan Libanon Selatan yang terus berlangsung, bahkan kemungkinan akan terus meluas ke daerah sekitarnya. Bahkan dalam sidangnya yang berlangsung kemarin, DK PBB justru memutuskan untuk menjatuhkan resolusi atas nuklir Iran yang kasusnya hanya berupa ancaman, yakni minta dihentikannya proses pengayaan uranium paling lambat sampai 31 Agustus 2006. Belum ada korban jiwa yang jatuh karenanya. Bahkan jauh hari sebelumnya pemerintah Iran talah menyatakan siap berunding kembali dengan pihak-pihak terkait untuk capai jalan keluar damai melalui jalur diplomatik pada 22 Agustus mendatang. "Padahal ada masalah lain yang lebih penting di Libanon dimana tiap hari anak-anak dan wanita meninggal dunia, justru tidak mendapatkan perhatian. KTT OKI di Malaysia akan kembali mendesak DK PBB segera bersidang dan memutuskan gencatan senjata di Timur Tengah," sambung Menlu. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads