Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polri Siagakan Tim SAR

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Polri Siagakan Tim SAR

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 28 Des 2022 11:18 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan mengkaji penerapan WFH untuk menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi terkait cuaca ekstrem menjelang akhir tahun.
Ilustrasi cuaca ekstrem (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Peneliti klimatologi BRIN Erma Yulihastin mengungkap adanya potensi hujan ekstrem hingga badai dahsyat di Jabodetabek hari ini. Polri menyiapkan tim SAR sebagai antisipasi.

"Saat anev (analisis dan evaluasi) dengan seluruh polda dan polres jajaran, Pak Wakapolri (Komjen Gatot Eddy Pramono) sudah mengarahkan untuk mempersiapkan pasukan SAR dan sarpras (sarana dan prasarana) untuk menghadapi situasi kontingensi bencana alam," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dihubungi, Rabu (28/12/2022).

Dedi mengatakan pihaknya sudah memerintahkan personel di lapangan untuk terjun langsung dan memetakan kerawanan yang mungkin terjadi di wilayah mereka. Di samping itu, Mabes Polri menyiapkan personel jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para kasatwil sudah diperintahkan turun ke lapangan untuk mapping kerawanan yang mungkin dapat terjadi di wilayah masing-masing dan siapkan contingency plan secara maksimal. Mabes Polri sudah siapkan pasukan untuk backup wilayah bila diperlukan, seperti mitigasi gempa Cianjur," ujarnya.

Sebelumnya, peneliti klimatologi BRIN Erma menyampaikan ada potensi banjir besar di kawasan Jabodetabek, khususnya Tangerang. Disebut, potensi hujan ekstrem hingga badai terjadi pada 28 Desember 2022.

ADVERTISEMENT

"Potensi banjir besar Jabodetabek. Siapa pun Anda yang tinggal di Jabodetabek dan khususnya Tangerang atau Banten, mohon bersiap dengan hujan ekstrem dan badai dahsyat pada 28 Desember 2022," kata Erma dalam unggahannya di Twitter, seperti dilihat detikcom.

Erma menyampaikan itu berdasarkan analisis data dari Satellite Early Warning System (Sadewa). Dia menerangkan badai dahsyat dari laut akan berpindah ke darat melalui jalur barat dengan angin baratan yang membawa hujan badai dari laut, dan dari utara melalui angin permukaan yang kuat.

"Maka Banten dan Jakarta-Bekasi akan menjadi lokasi sentral tempat serangan badai tersebut. Dimulai sejak siang hingga malam hari pada 28 Desember 2022," katanya.

Konvergensi di darat pun akan masif sehingga hujan persisten pada 28 Desember 2022 akan meluas. "Menjangkau wilayah lain di Jawa bagian barat," katanya.

Simak Video 'Potensi Cuaca Ekstrem hingga Langkah Antisipasi BNPB':

[Gambas:Video 20detik]



(wnv/yld)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads