Penembak Misterius di Tol Pluit Ditahan Pomdam Jaya
Rabu, 02 Agu 2006 12:54 WIB
Jakarta - Nasib anggota TNI Kodam V Brawijaya berinisial BB yang ditengarai melakukan penembakan terhadap Dadang Sunandar di Tol Pluit, Jakarta Utara, berada di tangan POM Kodam Jaya setelah dibekuk tim gabungan Polres Jakarta Utara dan Pomdam Jaya. Dia sekarang ditahan di rutan Pomdam Jaya."Polisi hanya melakukan penyelidikan awal. Yang melakukan penangkapan POM Kodam Jaya. Sekarang sudah ditangani di sana. Dia sudah ditahan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ketut Untung Yoga Ana di kantornya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (2/8/2006).Untung enggan menceritakan detil proses penangkapan BB. Dia beralasan, polisi sudah tidak berhak lagi melakukan pemeriksaan terhadap anggota TNI."POM Kodam memiliki penyidik sendiri. Nanti dilimpahkannya ke Pengadilan Militer. Memang anda tidak tahu hukum? Polisi hanya melakukan penyelidikan awal. Anda tanyakan saja sama Pomdam," cetus Untung.Sumber di jajaran kepolisian menyebutkan, Kepolisian Resor Jakarta Utara dan Pomdam menangkap pelaku penembakan misterius (petrus) di Jalan Tol Pluit pada 30 Juli 2006. Insiden terjadi pada 22 Juli, pelaku saat itu mengendarai mobil Mercedes merah bernomor B 1501 RI yang ternyata adalah tentara berinisial BB yang konon berpangkat Kapten dari kesatuan Yonif 501 Kodam V Brawijaya.Kejadian penembakan bermula dari rasa kesal pengendara Mercedes merah B 1501 RI kepada pengemudi Daihatsu Espass bernomor polisi B 9209 ZR. BB saat itu mengeluarkan kata kasar yang berujung penembakan.Peluru yang ditembakkan mengenai dinding mobil dan menembus perut Dadang Sunandar, penumpang Espass. Dadang kemudian dirawat di RS MMC Kuningan, Jakarta Selatan. Polisi juga telah memintai keterangan dua rekan Dadang, yaitu Dede Riadi dan Eko Kurniawan.
(san/)










































