Prancis Ogah Hadiri Pertemuan PBB Soal Libanon
Rabu, 02 Agu 2006 09:18 WIB
New York - Pekan ini PBB akan menggelar pertemuan soal pengiriman pasukan internasional ke Libanon. Namun Prancis, salah satu negara kunci dalam upaya menyelesaikan krisis Libanon, justru menolak hadir.Prancis akan memboikot pertemuan yang rencananya akan berlangsung di markas besar PBB di New York, AS pada Kamis 3 Agustus waktu setempat. Alasannya, pertemuan negara-negara kontributor pasukan internasional itu terlalu dini. Prancis tidak ingin membahas pengiriman pasukan internasional sebelum pertempuran di Libanon terhenti."Prancis tidak akan ikut serta dalam pertemuan yang kami anggap prematur," ujar seorang pejabat perwakilan Prancis di PBB seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (2/8/2006).Penolakan Prancis ini semakin memperlihatkan perpecahan dunia internasional mengenai bagaimana menyelesaikan konflik antara Israel dan Hizbullah di Libanon.Sekitar 40 negara diharapkan hadir dalam pertemuan 3 Agustus yang tadinya dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli lalu. Pertemuan soal pasukan internasional ke Libanon itu sempat ditunda karena negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB butuh waktu untuk menyusun detail penyelesaian krisis Libanon.Prancis merupakan salah satu kontributor untuk Pasukan Interim PBB (UNIFIL) yang saat ini berada di Libanon. Komandan pasukan tersebut juga seorang jenderal berkebangsaan Prancis.
(ita/)











































