150 Orang Hadiri Malam Renungan Daniel S Lev
Selasa, 01 Agu 2006 22:20 WIB
Jakarta - Sekitar 150 orang menghadiri malam renungan Daniel S Lev di Hotel Santika Jalan KS Tubun, Jakarta Barat, Selasa (1/8/2006). Renungan selama satu jam sejak 19.00 WIB ini dibanjiri pujian mengenang karya Daniel."Dan (panggilan Daniel S Lev) sebagai kawan. Bagian hidup dari kita," ujar seorang ahli hukum Todung Mulya Lubis ketika mengenang Daniel pada acara itu. Dan, imbuh Todung, membantu meluangkan waktu untuk orang-orang di Lembaga Bantuan Hukum. "Walau melihat maafia peradilan diinjak-injak, dan HAM tidak artinya, dia tetap punya harapan," tuturnya.Demikian pula mantan Menteri Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro Jakti mengenang sosok Daniel sebagai pemerhati historis dan filosofi. "Menurut Dan, semangat optimisme muncul dari pemahaman sejarah kita. Bila tidak memahami sejarah, mungkin banyak dari kita akan putus asa," ungkapnya. Selain pengungkapan kesan dan pesan mengenang Daniel, pada acara malam renungan itu pun diputar film-film dokumenter. Seluruh film dokumenter tersebut menceritakan tentang ceramah Daniel di Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Jakarta pada beberapa waktu silam.Daniel S Lev meninggal pada Sabtu (29/7/2006) pukul 11.30 waktu Seattle, Amerika Serikat. Dia sangat dikenal dengan pemahamannya pada masa-masa tahun 1950-an saat Indonesia mempraktekkan demokrasi liberal. Setelah itu, hingga menjelang ajalnya, Daniel tetap sering diundang ke Indonesia oleh banyak lembaga untuk menjadi pembicara berbagai diskusi dan seminar.
(wiq/)











































