3 Bocah Suspect Flu Burung, Diisolasi di RSUP Adam Malik

3 Bocah Suspect Flu Burung, Diisolasi di RSUP Adam Malik

- detikNews
Selasa, 01 Agu 2006 21:31 WIB
Medan - Kasus flu burung terus terjadi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut). Pada Selasa (1/8/2006), tiga warga Karo yang masih berusia sekolah dan balita dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik, Medan karena diduga (suspect) flu burung. Mereka dirawat intensif di ruang isolasi, ruang Rindu A. Ketiga bocah itu berasal dari desa Sumbul, kecamatan Kabanjahe, Karo. Masing-masing diidentifikasi sebagai Dede Sitepu (6), Moses Sitepu (1,5) dan Evi Sitepu (10). Menurut Wakil Direktur RSUP Adam Malik, M Nurrasyid Lubis, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga pasien tersebut untuk memastikan penyakit diderita. Setelah diperiksa di unit gawat darurat, mereka menempatkan ketiga pasien tersebut di ruang isolasi. "Tim medis masih memeriksa kondisi ketiga pasien itu melalui prosedur dan teknis penanganan kasus flu burung. Mereka dirujuk dari Rumah Sakit Kabanjahe Kabupaten Karo," katanya. Nurrasyid menambahkan, ketika dirujuk ke RSUP Adam Malik, ketiganya mengalami demam tinggi dan sesak nafas. Gejala-gejalanya menunjukkan kasus flu burung. Dari ketiga korban suspect, kondisi Evi dinilai paling mengkhawatirkan. Namun petugas kesehatan setempat belum menyimpulkan virus AI yang mengakibatkan ketiga pasien mengalami penurunan kondisi kesehatan. Sebab kepastian hanya melalui hasil pemeriksaan secara laboratoris. Selain ketiga anak tersebut, dua orang lainnya, termasuk orangtua salah seorang bocah, juga dilaporkan menderita gejala serupa. Saat ini masih dirawat di RSU Kabanjahe, Karo. Keterangan yang diperoleh menyebutkan, kelima warga ini mulai menurun kesehatannya beberapa hari setelah lima ekor ayam milik warga setempat mati mendadak. Warga berinisiatif memanggil petugas Dinas Peternakan Karo untuk memeriksa penyebab kematian unggas tersebut. Beberapa bagian penting dari hewan unggas itu telah diambil dan dikirim ke Dinas Peternakan Sumatra Utara. Hasilnya baru diumumkan dua hari ke depan. Kabupaten Karo Sumatra Utara pada Mei lalu, telah ditetapkan sebagai Keadaan Luar Biasa (KLB) flu burung oleh pemerintah pusat, setelah kasus cluster AI terbesar terjadi di kabupaten tersebut. Tujuh keluarga Fuji Ginting meninggal diserang virus AI, hingga pemerintah melakukan pemusnahan unggas secara menyeluruh di Kabupaten Karo, termasuk menutup keluar-masuk unggas dan pupuk. (wiq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads