Diduga Terjangkit Flu Burung, Ratusan Ayam di Bali Mati
Selasa, 01 Agu 2006 21:25 WIB
Bali - Wabah flu burung kembali mewabah Bali. Sebanyak 345 ayam mati di Kabupaten Jembrana, Bali mati diduga akibat terjangkit virus flu burung. Data ini disampaikan Kepala Bidang Peternakan Kabupaten Jembrana I Gusti Ngurah Sanjaya kepada detikcom, Selasa (1/08/2006). Ayam yang mati akibat terjangkit flu burung terdapat di Desa Biluk Poh Kangin, Tegalcakring, Mendoyo sebanyak 45 ekor dan Desa Penyaringan sebanyak 300 ekor. Sebanyak 45 ekor ayam yang mati di Biluk Poh Kangin dari hasil tes awal dinyatakan terjangkit virus ini. "Untuk memastikan terjangkit virus H5N1 akan kami periksa di laboratorium," katanya. Sedangkan 300 ekor ayam yang mati di Penyaringan yang mati diduga terjangkit flu burung meskipun pihaknya belum melakukan uji sampel terhadap ayam yang mati karena telah dikubur warga. "Berdasarkan laporan warga berdasarkan ciri-ciri dari ayam yang mati kita menyatakan suspect flu burung," katanya. Sanjaya mengatakan di Jembrana terjadi penyebaran wabah flu burung. Buktinya, sebanyak ratusan ekor ayam yang mati di Kecamatan Mendoyo dan Kecamatan Negara dinyatakan terjangkit virus H5N1. "Dari kasus yang ada, kita mengambil sampel 5 sampai 10 ekor ternyata positif H5N1," imbuhnya. Kasus flu burung di Jembrana ini semakin menambah jumlah desa yang terserang flu burung. Tercatat sebelumnya, penyebaran flu burung sudah menyerang 92 desa dari total 686 desa yang ada di Bali.
(wiq/)











































