Konflik Timteng, Pemimpin Dunia Jangan Ngomong Doang

Konflik Timteng, Pemimpin Dunia Jangan Ngomong Doang

- detikNews
Selasa, 01 Agu 2006 14:07 WIB
Jakarta - Pemimpin Indonesia dan dunia diimbau berbuat lebih konkret untuk menghentikan konflik Timur Tengah. Bukan saatnya lagi hanya berkata-kata.Demikian pernyataan bersama sejumlah LSM pro-demokrasi dan HAM di kantor Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Jl Borobudur, Jakarta, Selasa (1/8/2006). "Sekarang bukan saatnya bagi para pemimpin dunia untuk sekadar berkata-kata, tapi harus berbuat banyak," kata Koordinator Kontras, Usman Hamid, saat membacakan pernyataan bersama.Kelompok LSM ini juga mendesak agar PBB segera menemukan solusi terbaik untuk mengakhiri konflik, baik jangka pendek maupun panjang. PBB juga diminta mengirim tim investigasi untuk menyelidiki pelanggaran HAM yang terjadi dan membawanya ke Mahkamah Internasional."Tindakan Israel tidak hanya melanggar hukum tentang perang, tapi juga kemanusiaan. Karena itu, tidak boleh ada kompromi bagi aksi militer Israel yang menyebabkan korban jiwa," tutur Usman.Kelompok LSM ini juga mengkritik sikap Amerika Serikat (AS). Mereka meminta AS tidak menghambat proses pembahasan genjatan senjata, terutama tindakan yang akan diambil PBB dengan hak veto."AS jangan memperburuk situasi dengan memberi dukungan kepada Israel yang telah melanggar kemanusiaan," tutur Usman.Selain Kontras, LSM-LSM yang tergabung dalam pernyataan bersama itu adalah Demos, Imparsial, LBH Jakarta, serta Indonesia Corruption Watch (ICW). (djo/)


Berita Terkait