Tim Perunding PPD & Petugas Setjen Dephub Ricuh
Selasa, 01 Agu 2006 13:53 WIB
Jakarta - 13 Anggota tim perunding kru bus PPD bersitegang dengan beberapa petugas Setjen Departemen Perhubungan (Dephub). Kericuhan ini terjadi karena ada kesimpangsiuran jumlah anggota tim perunding yang akan menemui Menteri Perhubungan Hatta Rajasa.Tim dari pihak PPD terdiri dari tokoh buruh Mochtar Pakpahan, Ketua Federasi Transportasi dan Angkutan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FTA-SBSI) Herikson Pakpahan, Sekretaris FTA-SBSI Robinson Hasibuan, beberapa sopir, istri dan anak sopir PPD.Saat mereka tiba di kantor Dephub, mereka sudah dicegat beberapa petugas Setjen Dephub dan satpam. Mendapat sambutan 'hangat' ini, Mochtar Pakpahan langsung berkata dengan nada tinggi, "Menteri Perhubungan sudah telepon saya ngajak ketemu di atas. Ada 12 orang yang akan bertemu dengan menteri."Namun setelah petugas Setjen mengecek, jumlah peserta yang ikut sebanyak 13 orang. Hal ini berbeda dengan yang telah dikatakan Mochtar sebelumnya.Mengetahui hal ini, salah seorang petugas pun meminta salah satu peserta dikeluarkan. Permintaan ini langsung memicu emosi anggota tim perunding. Adu mulut dan aksi saling dorong terjadi."Bapak apa nggak mikir kami sudah 8 bulan nggak gajian. Kami lapar," bentak Marlise Hutagalung, salah seorang anggota tim.Akhirnya kedua belah pihak berusaha saling menenangkan, dan petugas Setjen pun mengalah. 13 Orang ini pun diizinkan naik ke lantai 9 gedung Dephub untuk menemui Menhub.Pertemuan yang berlangsung tertutup ini dimulai pukul 13.20 WIB. Rencananya mereka akan menyampaikan tuntutan pembayaran gaji mereka selama 8 bulan.Pertemuan ini dikabarkan juga akan diikuti Menneg BUMN Sugiharto.
(fjr/)











































