Polri-Kepolisian Hong Kong Sepakati Deportasi Buron Kejahatan Lintas Negara

ADVERTISEMENT

Polri-Kepolisian Hong Kong Sepakati Deportasi Buron Kejahatan Lintas Negara

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 22 Des 2022 01:53 WIB
Polri dan Kepolisian Hong Kong teken MoU pemulangan buronan kejahatan lintas negara dengan sistem deportasi.
Polri dan Kepolisian Hong Kong teken MoU pemulangan buronan kejahatan lintas negara dengan sistem deportasi. (Foto: Dok. Istimewa)
Hong Kong -

Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri dan Kepolisian Hong Kong menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait deportasi buronan kejahatan lintas negara. Kesepakatan police to police ini diharapkan mempermudah pemulangan buronan yang melarikan diri dari dan ke Indonesia-Hong Kong.

"Sebagai respons terhadap kejahatan transnasional, kami juga ingin melakukan upaya percepatan penanganan kejahatan lintas negara melalui kerja sama police to police (P-to-P). Salah satunya dengan mengembalikan buronan kasus pidana tertentu yang menjadi perhatian Indonesia atau Hong Kong melalui mekanisme deportasi. Sedangkan, mekanisme mutual legal assistance (MLA) dan ekstradisi bisa dijadikan opsi terakhir," jelas Kepala Divisi Hubinter Polri Irjen Krishna Murti dalam keterangannya kepada detikcom, Rabu (21/12/2022).

Penandatangan MoU digelar di Markas Kepolisian Hong Kong, Senin (19/12/2022). Hadir dalam pertemuan tersebut Assistance Commissioner Chung Wing-man, Pelaksana Tugas Direktur Kejahatan dan Keamanan Kepolisian Hong Kong, serta Konsul Jenderal RI di Hong Kong, Ricky Suhendar.

Krishna mengatakan MoU bukanlah segala-galanya dalam melakukan upaya pemulangan buronan pelaku kejahatan lintas negara. Tetapi, dengan adanya MoU ini kedua kepolisian memiliki kewajiban moral untuk mematuhi dan menghormati apa yang sudah tertuang dalam nota kesepahaman tersebut.

Penandatanganan MoU ini merupakan momentum penting yang akan menjadi tonggak sejarah bagi kerja sama antara Polri dengan Kepolisian Hong Kong di masa yang akan datang. Dengan adanya MoU ini pula, diharapkan pertukaran informasi mengenai buronan pelaku kejahatan lintas negara juga semakin mudah.

"Sebagai contoh, ketika Polri perlu bantuan untuk melarang masuknya buronan ke Hong Kong, maka Kepolisian Hong Kong dapat segera memberikan bantuan kepada Polri, begitu pula sebaliknya," imbuh mantan Dirkrimum Polda Metro Jaya ini.

Lanjut Krishna, MoU ini merupakan langkah penting bagi kedua belah pihak untuk memastikan keselamatan dan keamanan rakyat, bangsa dan wilayah negara. MoU ini juga menandai langkah penting untuk memperkuat kerja sama police to police dalam pencegahan dan penanggulangan kejahatan lintas negara, serta membangun kerangka kerja yang komprehensif untuk kerja sama dalam beberapa isu penting lainnya.

"Kita akan terus membahas beberapa masalah penting dan menetapkan prioritas kita, sejalan dengan tujuan utama kerja sama kita yaitu mencegah dan menanggulangi kejahatan lintas batas, dan menantikan hasil yang dapat diimplementasikan di masa depan," urainya.

Kerja Sama Program Pelatihan

Dalam pertemuan tersebut, Polri juga memberikan kesempatan kepada Kepolisian Hong Kong untuk mengikuti beberapa program pendidikan dan pelatihan, baik teknis maupun manajerial dalam hal pengembangan kapasitas, misalnya Sespimmen Polri. Hal ini karena Polri juga memiliki spesialisasi untuk menekan angka kejahatan terorisme.

Polri juga menawarkan pelatihan pengembangan sertifikasi PBB (UN Certified Development Course), yang diselenggarakan oleh Polri bekerja sama dengan PBB. Terkait hal itu, Polri juga akan mengirimkan personelnya ke Sekolah Polisi Kepolisian Hong Kong untuk mengikuti pendidikan/pelatihan sesuai kebutuhan Polri.

"Kami terbuka dan menyambut Kepolisian Hong Kong yang ingin mengikuti kursus dan pelatihan ini," imbuh Krishna Murti.

Sebagai informasi, Irjen Krishna Murti dalam kurun waktu satu bulan ini telah menandatangani kerja sama dengan sejumlah kepolisian di Asia Tenggara, antara lain Kepolisian Papua Nugini, Police Diraja Malaysia (PDRM), Kepolisian Filipina, dan Malaysia. Seusai dari Hong Kong, Krishna Murti akan bertolak ke Tokyo untuk menjajaki kerja sama police to police dengan Kepolisian Jepang.

Polri dan Kepolisian Hong Kong teken MoU pemulangan buronan kejahatan lintas negara dengan sistem deportasi.Polri dan Kepolisian Hong Kong teken MoU pemulangan buronan kejahatan lintas negara dengan sistem deportasi. (Foto: Dok. Istimewa)

Simak juga 'Saat Polri Tangkap Apin BK, Buron Bandar Judi Online Kelas Atas!':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/fas)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT