Matahari Sudah Bersinar di Riau
Selasa, 01 Agu 2006 08:45 WIB
Pekanbaru - Sinar matahari pagi sudah mulai dapat dinikmati warga kota Pekanbaru, Riau. Karena kabut asap yang sejak beberapa hari terakhir ini menyelimuti kota Pekanbaru, mulai menipis.Berdasarkan pantauan detikcom, Selasa (1/8/2006), sinar matahari sudah dapat dinikmati sejak pukul 06.30 WIB atau lebih baik dibanding hari-hari sebelumnya, yakni matahari baru tampak di atas pukul 10.00 WIB.Berdasarkan data yang baru terhimpun, jumlah titik api luasnya mencapai 2.997 hektar. Sebagian besar berada di Kabupaten Rokan Hilir. Sedangkan berdasarkan pantauan satelit NOAA, jumlah titik api di Riau mencapai 1.097 titik. "Kawasan yang terbakar ini sebagian besar merupakan tanah yang terlantar dan bekas HPH," kata Wakil Gubernur Riau Wan Abu Bakar di kantor Bapedalda Provinsi Riau, Jl Thamrin, Pekanbaru, Selasa (1/8/2006).Wan menjelaskan bahwa sebagian besar lahan yang terbakar di Rokan Hilir merupakan milik perusahaan kecil dan sedang mengembangkan perkebunan kelapa sawit. Melihat kebakaran lahan ini, Pemprov akan meminta keterangan dari seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit yang dicurigai memperluas lahan dengan membakarnya."Kita harus bisa membuktikan secara konkret siapa pelaku pembakaran hutan tahun ini. Sampai berbuat seperti itu maka efek jera tidak akan bisa kita lakukan kepada mereka," ujarnya.
(ary/)











































