60 Juta Rakyat Indonesia Perokok
Selasa, 01 Agu 2006 08:02 WIB
Jakarta - Sebuah penelitian yang dilakukan The Global Youth Tobacci Survey pada 2004 mengungkapkan bahwa lebih dari 60 juta rakyat Indonesia adalah perokok atau sekitar 34,5 % dari jumlah rakyat."Program untuk mengontrol tembakau tidak berjalan semestinya," kata ketua Yayasan Anti Rokok Indonesia Dr Tjandra Yoga Aditama dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (1/8/2006).Tjandra menjelaskan salah satu cara untuk mereduksi perokok di Indonesia adalah dengan menghadirkan data-data tentang rokok. Data ini kemudian dapat dijadikan acuan bagi Departemen Kesehatan.Berdasarkan data dari GYTS, 12,6% pelajar mulai merokok sejak anak-anak. Dari jumlah itu, 75,9% nya berkeinginan untuk menyetop kebiasaan merokoknya dari sekarang. Namun berdasarkan hasil survey lainnya, sekitar 92.9% pelajar mulai merokok akibat iklan-iklan yang terpampang di billboards. Sisanya akibat iklan-iklan yang terpampang di surat kabar atau di majalah."Kegiatan antirokok ini tidak akan berjalan jika pemerintah mengevaluasi penerapan hukumnya," jelasnya.
(ary/)











































