Menhub Minta Pelindo I Kaji Ulang Kenaikan Tarif

Menhub Minta Pelindo I Kaji Ulang Kenaikan Tarif

- detikNews
Selasa, 01 Agu 2006 01:51 WIB
Medan - Menteri Perhubungan Hatta Radjasa meminta agar PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I mengaji ulang kebijakan menaikkan tarif pelayanan bongkar muat minyak kelapa sawit dan turunannya. Kebijakan itu dinilai telah memicu keresahan kalangan industri."Pengadilan telah mengeluarkan putusan meminta PT Pelindo membatalkan kebijakan tersebut sebab telah menyalahi tertib hukum. Jika tetap dijalankan, berarti telah terjadi pelanggaran," kata Hatta Radjasa kepada wartawan usai meninjau Pelabuhan Belawan di Medan, Senin (31/7/2006).Sebelumnya PT Pelindo I telah mengeluarkan surat edaran bernomor US.11/3/19/Blw.06, tanggal 25 Juli 2005, tentang tarif pelayanan bongkar muat minyak kelapa sawit dan turunannya yang menggunakan instalasi pipa terpadu di Pelabuhan Belawan. PT Pelindo I menaikkan tarif dari Rp 1,75 per kilogram menjadi Rp 12,5 per kilogram.Kebijakan itu ditolak Asosiasi Tangki Timbun dan Pemompaan (ATTP) Belawan yang menghimpun sejumlah industri minyak sawit dan turunannya. Kebijakan itu pula digugat ATTP Belawan ke PTUN Medan. Lewat putusan Nomor 77/G/TUN/2005/PTUN-MDN, 8 Febuari 2006, PTUN mengeluarkan putusan meminta PT Pelindo I membatalkan kenaikan tarif tersebut. Putusan banding PTTUN Nomor 42/BDG/2006/PT.TUN-MDN, 21 Juni 2006 juga menguatkan putusan PTUN.Dengan adanya keputusan pengadilan ini, lanjut Hatta, maka sudah sepatutnya Pelindo membatalkan kenaikan itu dan memberlakukan tarif semula. Dengan demikian maka keresahan yang sempat terjadi di kalangan industri dapat diatasi.Pada bagian lain menteri juga meminta Pelindo I menambah jumlah craine. Permintaan itu dilatari adanya laporan dari pelaku usaha yang menggunakan jasa pelabuhan menyebutkan, proses bongkar muat sedikit terhambat belakangan ini, disebabkan minimnya craine yang dioperasikan. Di Pelabuhan Belawan hanya ada empat unit craine. namun kerap mengalami kerusakan. (ary/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads