Air Pasang Landa Pantai Selatan, Warga Bantul Diminta Tenang
Senin, 31 Jul 2006 18:02 WIB
Bantul - Menyusul peristiwa adanya gelombang tsunami yang menghantam kawasan pantai selatan, Sekda Bantul Gendut Sudarto minta warga tetap tenang dan waspada. Gelombang pasang yang terjadi pada hari Sabtu dan Minggu kemarin di kawasan pantai selatan Bantul merupakan kejadian alam wajar yang terjadi setiap tahun. Hal itu bukan merupakan pertanda terjadinya gelombang tsunami."Saya menghargai kewaspadaan warga yang ada di Parangtritis, Samas dan Pandansimo. Yang terjadi Sabtu maupun Minggu kemarin itu bukan tsunami, tapi air pasang biasa," katanya ketika dihubungi detikcom, Senin (31/7/2006).Menurut dia, tindakan yang diambil untuk menjauhi pantai ketika terjadi air pasang tinggi adalah benar Dia juga meminta warga tetap tenang dan kembali beraktivitas seperti biasa di sekitar pantai. Namun tetap waspada bila terjadi gejala-gejala yang tidak seperti biasa, misalnya air surut dengan tajam atau ada gelombang pasang tinggi. Gelombang pasang yang terjadi Sabtu, Minggu maupun hari ini adalah kejadian alam biasa yang terjadi di setiap puncak musim kemarau pada bulan Juli hingga Agustus. Karena warga masih terbayang-bayang peristiwa tsunami dan gempa sehingga membuat mereka sedikit was-was."Sebenarnya air pasang seperti itu sudah biasa dan selalu terjadi sepanjang hari di setiap puncak kemarau dan sering disertai angin kencang," katanya.Dia mengatakan, pihaknya melalui masing-masing kepala kecamatan dan kelurahan saat ini memberi pengertian mengenai kejadian tersebut. Warga yang sempat mengungsi terutama warga Pandansimo sejak Minggu kemarin sudah kembali ke rumah dan beraktivitas seperti biasa. "Sekali lagi, saya hargai kewaspadaan mereka," katanya.Menurut dia, saat ini Tim SAR yang ada di Pantai Parangtritis, Samas maupun Pandansimo terus memantau sekitar pantai. Mereka juga berkoordinasi dengan anggota SAR di wilayah lain menggunakan pesawat komunikasi. Beberapa alat sirene juga telah dipasang di sekitar pantai yang berdekatan dengan pemukiman warga.
(nrl/)











































