Seruan OKI Bukan Omdo

Seruan OKI Bukan Omdo

- detikNews
Senin, 31 Jul 2006 17:11 WIB
Jakarta - Peran yang bisa dibawakan OKI sejauh ini dalam krisis Palestina dan Libanon memang sebatas menyerukan dan mendesak DK PBB memberlakukan gencatan senjata. Tapi ini bukan omong doang (omdo). "Jangan nihilkan begitu saja seruan. Kalau kita diam saja menerima adanya agresi militer, maka yang punya kenyamanan dari keadaan itu tentu akan lebih diam saja. Karenanya tidak bisa tidak, desakan harus disuarakan. Sebab akhirnya suara dari proses interaksi itu akan diperhitungkan," kata Menlu Hassan Wirajuda di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta (31/7/2006). Seruan yang ditujukan OKI pada lembaga dunia yang memegang mandat internasional untuk memelihara perdamaian dunia itu sendiri akan dirumuskan dalam KTT darurat OKI di Malaysia, pada 3 Agustus 2006. Menurut Menlu, seruan dari negara-negara Islam tersebut merupakan bagian dari proses diplomasi yang bertujuan yakin meyakinkan berbagai pihak internasional untuk ambil sikap tegas. Terutama sebagai dukungan terhadap sebagian besar anggota DK PBB yang memang menginginkan adanya gencatan senjata berkesinambungan. "Yang bisa OKI lakukan langsung saat ini memberi bantuan pangan dan obat-obatan. Lebih ke depan lagi berperan rekontruksi dan rehabilitase Palestina dan Libanon yang rusak akibat serangan Israel," sambung Hassan. (nrl/)


Berita Terkait