50 Ribu Anjing Dibantai di Cina

50 Ribu Anjing Dibantai di Cina

- detikNews
Senin, 31 Jul 2006 13:03 WIB
Beijing - Sekitar 50 ribu ekor anjing dibantai di Cina. Pembantaian ini dilakukan sebagai upaya memerangi wabah rabies yang telah menyebabkan kematian tiga orang di wilayah Muding, Provinsi Yunnan.Otoritas Muding telah memerintahkan pemusnahan sebanyak 50.546 ekor anjing. Dari jumlah itu, sekitar 90 persen anjing telah dimusnahkan sejak kampanye anti-rabies ini dimulai sejak 25 Juli lalu. Demikian seperti diberitakan Beijing News dan dilansir kantor berita AFP, Senin (31/7/2006).Para pemilik anjing diperintahkan untuk membunuh hewan peliharaan mereka. Jika tidak, tim polisi lokal dan petugas penegakan hukum lain yang akan membantai binatang menggonggong tersebut.Perintah pembantaian ini juga berlaku untuk 4.292 ekor anjing yang telah diimunisasi. Alasannya, imunisasi rabies diangggap tidak 100 persen efektif.Metode yang digunakan para pemilik anjing termasuk menggantung hewan peliharaan mereka, menyetrum dan memukuli hingga mati. Beberapa pemilik lainnya menggunakan obat-obatan untuk membunuh anjing mereka.Dari Januari hingga Juli 2006, sebanyak 360 orang di Muding telah terkena gigitan anjing. Tiga di antaranya meninggal sejak April lalu. Para pemilik anjing diberi uang sebesar lima yuan sebagai kompensasi untuk setiap ekor anjing yang mereka musnahkan. Untuk mencegah para pemilik anjing melanggar perintah ini, pos-pos pemeriksaan di pinggir jalan dibentuk untuk menginspeksi setiap kendaraan yang melintas. Jika ditemukan ada anjing, maka hewan itu akan langsung dibunuh di tempat.Pemerintah Cina sebenarnya memiliki aturan mengenai larangan membahayakan binatang langka. Namun di negeri Panda itu tidak ada regulasi mengenai perlindungan terhadap hewan lain, termasuk binatang peliharaan. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads