2 Keranda Mayat Dibawa Sopir PPD ke Istana Merdeka

2 Keranda Mayat Dibawa Sopir PPD ke Istana Merdeka

- detikNews
Senin, 31 Jul 2006 12:08 WIB
Jakarta - Ratusan kru bus PPD berunjuk rasa menuntut pembayaran gaji di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (31/7/2006). Mereka membawa dua keranda mayat yang sebelumnya diarak sepanjang Jl Medan Merdeka Barat. Ada sekitar 30 sopir dengan seragam biru-biru yang mengusung dua keranda dengan berjalan kaki melintasi jalur busway.Keranda yang pertama dibungkus kertas putih bertuliskan 'Meneg BUMN buka mata buka hati'. Selain itu rangkaian bunga berwarna merah menghiasi keranda itu. Boneka awak PPD berseragam biru dengan kepala dari bola sepak menempel di depan tandu.Keranda yang kedua ditutupi kain hijau tak kalah seramnya. Tulisan yang juga bernada seram menempel di atasnya. 'Korban tsunami 8 bulan gaji tidak dibayar dimakamkan hari ini pukul 10.30 WIB'. Keranda yang kedua ini diusung mengiringi keranda yang pertama."Ini simbol karyawan PPD yang menjelang kematian 8 bulan kita, enggak gajian. Mau hidup di mana?" kata Sudirasa, sopir bus pengusung keranda dengan emosi.Aksi sempat agak memanas karena ada 1 bus PPD yang melintas, namun enggan mengikuti aksi. Bus bernomor P25 jurusan Senen-Cimone itu lalu dikejar seorang peserta aksi namun niatnya itu dihalangi polisi.Sekitar 100 polisi dari Polres Jakarta Pusat menjaga aksi ini. Sebagian dilengkapi dengan tongkat pemukul. Sedang peserta unjuk rasa terus berorasi di atas dua bus yang terparkir di depan Istana, puluhan lainnya terparkir di Jl Medan Merdeka Barat. Pantauan arus lalu lintas yang melintas di depan Istana masih terlihat normal. (ndr/)


Berita Terkait