Calhaj Tersandung Barcode Diberi 2 Pilihan
Senin, 31 Jul 2006 11:43 WIB
Jakarta - Daftar lagi atau dibantu mendapatkan kursi biasa. Itulah tawaran Departemen Agama (Depag) kepada 223 calon haji (calhaj) yang gagal berangkat haji pada tahun 2005 karena terbentur barcode."Bagi mereka diberikan dua pilihan, bisa mendaftarkan kembali dalam haji khusus atau dibantu mendapatkan kursi pada haji biasa. Itu jalan keluarnya," kata Direktur Urusan Umrah dan Haji Depag Zakaria Anshar.Hal ini disampaikan Zakaria sebelum seminar penyelenggaraan haji tahun 2006 di kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (31/7/2006).Dikatakan dia, 200 dari 223 calhaj memilih untuk mendapatkan kursi biasa. "Kebanyakan mereka memilih untuk mendapatkan kursi biasa, sekitar 200 orang," ujarnya.Apa harus bayar lagi? "Ya iya. Mereka kan mau berangkat, artinya harus melunasi," cetus Zakaria.Dijelaskan dia, barcode adalah bukti jamaah telah membayar fasilitas di Arab Saudi. Barcode juga merupakan syarat untuk mendapatkan visa."Nah, mereka terlambat mendapatkan barcode sampai hari penutupan. Mereka tidak mendapatkan itu, ya akhirnya tidak dapat berangkat. Mereka memang sudah bayar dan kini pemilik agensi ditahan," terang Zakaria.Ketika ditanya apakah pembayaran calhaj yang dulu dikembalikan, Zakaria menegaskan, hal tersebut tidak ada urusan dengan Depag."Itu urusan jamaah dan agen jamaah haji. Tidak ada uruasn dengan Depag. Kalau ada yang dobel saya tidak tahu," kata dia.
(aan/)











































