Iring-iringan Bus PPD Paksa Masuk Jalur Busway

Iring-iringan Bus PPD Paksa Masuk Jalur Busway

- detikNews
Senin, 31 Jul 2006 11:02 WIB
Jakarta - Puluhan bus PPD kelas ekonomi dan patas AC memaksa masuk ke jalur busway di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Mereka menggelar aksi menuntut pembayaran 9 bulan gaji. Akibatnya, jalanan menjadi macet.Busway yang akan masuk ke jalurnya di Jalan Medan Merdeka Barat dipaksa berputar melewati Jalan Medan Merdeka Utara. Bahkan banyak bus PPD yang ditinggalkan begitu saja oleh para sopirnya. Polisi pun kewalahan mengaturnya agar bisa diparkir di pinggir jalan seperti bus lainnya.Sementara itu ratusan awak PPD yang semula sempat menggelar aksi di depan Dapartemen Perhubungan kini sudah berjalan ke arah Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Utara.Massa yang tergabung dalam Federasi Transportasi dan Angkutan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FTA-SBSI) datang secara bergelombang sejak pukul 09.45 WIB, Senin (31/7/2006).Mereka datang dari pool Jelambar, Daan Mogot dan Tangerang. Saat ini mereka masih menunggu teman-temannya dari 11 pool lain yang tersebar di seluruh Jakarta."Hampir semua awak PPD tidak bisa menghidupi keluarganya," keluh Slamet, seorang sopir bus PPD kepada detikcom.Menurut Slamet, mereka telah mencoba mengadukan nasib ke DPR, Menhub dan Menneg BUMN. Namun usaha mereka masih sia-sia. "Kita di pingpong Menhub dan Menneg BUMN," ujarnya geram.Massa menuntut realisasi pembayaran 8 bulan gaji sebelum 17 Agustus 2006. Mereka juga menuntut pembenahan manajemen Perum PPD sesuai Amanat Presiden 5 Juli 2005. Mereka mengancam jika tidak ada penyelesaian konkret, maka aset BUMN Perum PPD akan dikuasai karyawan sebagai jaminan hak-hak normatif mereka melalui FTA-SBSI."Kami akan 3 hari menginap di depan istana sampai pimpinan memperhatikan kita. Kalau 3 hari tidak digubris, kita akan lanjut terus sampai putus," ujarnya.Hingga pukul 10.50 WIB massa masih berdatangan dan bus-bus pun diparkir di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat. Aksi ini dijaga 30-an polisi. (san/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads