Karyawan PPD Demo ke Istana Bawa Anak Istri
Senin, 31 Jul 2006 10:25 WIB
Jakarta - Akibat gaji yang tidak dibayar 9 bulan, karyawan PPD mogok narik. Mereka akan berunjuk rasa di depan Istana Merdeka. Anak dan istri pun dibawa dalam aksi tersebut.Demikian disampaikan petugas posko PPD pool Depok, Basuki, pada detikcom, Senin (31/7/2006)."Bolehlah anak dan istri dibawa serta biar Pak Presiden tahu bagaimana keadaan kami yang sudah 9 bulan tidak digaji," cetus Basuki.Sekitar 4.000 hingga 4.500 karyawan akan menggeruduk Istana Merdeka bersama dengan 350-400 bus PPD yang akan dibawa serta."Kami rencanya akan demo di 3 titik, yakni DPR, Menneg BUMN, dan Istana. Tapi sepertinya rekan-rekan akan fokus ke Istana," imbuh Basuki.Ditambahkan dia, banyak karyawan yang harus mengencangkan ikat pinggang untuk bisa bertahan hidup. Bahkan banyak anak-anak karyawan PPD yang harus putus sekolah karena tidak ada biaya."Bayangkan Mbak, 9 bulan tidak digaji. Untung Tuhan adil, jadi kami masih bisa makan. Adalah selalu nasi tiap hari. Tapi coba hitung gaji perusahaan pada karyawan Rp 5,6 miliar kalikan 9 bulan. Saya tidak sanggup menghitung," keluh Basuki putus asa.
(nvt/)











































