2007, PDP Targetkan Bentuk 2 Juta Kepengurusan
Senin, 31 Jul 2006 00:47 WIB
Semarang - Sebagai partai baru, keberanian Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) patut diacungi jempol. Sebab 2 juta kepengurusan dari pusat hingga kelurahan ditargetkan terbentuk pada semester awal 2007. Wow!"Jika kita mau bekerja keras, maka kita akan berhasil. Target kita, awal semester 2007, PDP punya 2 juta kepengurusan," kata Koordinator Pimpinan Kolektif Nasional (PKN) PDP Laksamana Sukardi.Hal itu disampaikan dia dalam orasi politiknya di arena pembukaan Rakernas I PDP, Stadion Tri Lomba Juang Semarang, Jl Pandanaran, Minggu (30/7/2006).Laksamana menjelaskan, target itu perlu dicanangkan agar partai berlambang banteng putih itu bisa maju ke pilpres. Ia berharap seluruh pengurus dan kader PDP berjuang bahu-membahu mewujudkan target itu.Meski mengarah ke pilpres 2009, Laksamana membantah pendirian PDP hanya euforia politik menjelang pilpres. Dia juga mengklaim partainya bukan partai sempalan."Kita memiliki visi dan misi, bukan hanya sekadar euforia menjelang pemilihan presiden. Kita partai independen, bukan sempalan," katanya.Mantan menteri era Megawati ini menyatakan, PDP punya banyak tokoh. Tokoh-tokoh itu berkumpul dalam kepengurusan kolektif di 33 provinsi. Dari mereka lah, PDP diharapkan bisa tumbuh dan berkembang.Mengenai sengketa perebutan Panti Marhaenis Jateng, Laksamana menyatakan tersinggung jika bendera PDP diinjak-injak dan dibakar."Kami marah besar. Tetapi kita setelah merenung justru menjadi lebih yakin bahwa partai politik membutuhkan pembaruan," katanya disambut tepuk tangan ribuan kader dan simpatisan PDP.Menurut dia, peristiwa itu dilakukan oleh kelompok yang tidak mengerti hukum. Untuk itu, pihaknya meminta kepada kader PDP yang lebih mengerti hukum agar bertindak bijaksana."Musuh kita adalah diri sendiri. Kita justru yang bertugas mendidik mereka agar mereka mengerti hukum," katanya. Sebagian kader dan simpatisan PDP pun tersenyum puas mendengar kalimat itu.Selain dihadiri petinggi PDP dan diisi dengan beragam hiburan musik dan kesenian, Rakernas I itu juga menjadi ajang peluncuran buku berjudul "Pembaruan Partai Politik Lebih Penting Daripada Pemilu" yang diterbitkan PKN PDP.
(nvt/)











































