Pintu Tribun Stadion Manahan Dijebol, Polisi-Penonton Rusuh

Pintu Tribun Stadion Manahan Dijebol, Polisi-Penonton Rusuh

- detikNews
Minggu, 30 Jul 2006 17:29 WIB
Solo - Gara-gara tak kebagian tiket, ribuan suporter PSIS menjebol pintu C11 dan C10 tribun bagian selatan Stadion Manahan, Solo. Polisi sempat menghalau mereka. Namun, massa membalas melempari aparat dengan batu dan botol air mineral. Penjebolan pintu C11 ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, Minggu (30/7/2006). Tribun selatan ini memang dialokasikan bagi suporter tim yang dijuluki 'Mahes Jenar' ini. Mereka hilang kesabarannya setelah lebih dari dua jam menunggu di depan pintu tribun. Mereka berbuat nekat seperti ini, karena tidak kebagian tiket masuk untuk menonton secara langsung final Liga Djarum Indonesia 2006 antara PSIS (Semarang) dan Persik (Kediri) yang akan dimulai pukul 18.30 WIB. Mereka mensinyalir tiket sudah diborong oleh para calo yang hingga kini bergentayangan di arena stadion. Perlu diketahui, beberapa menit setelah loket tiket dibuka pukul 13.00 WIB, tiket langsung dinyatakan habis. Padahal, sedikitnya ada 25.000 lembar tiket yang dijual. Diperkirakan 15 ribu telah dibeli suporter PSIS dan Persik, sedangkan sisanya diborong oleh calo. Harga tiket untuk umum Rp 20 ribu, untuk suporter Rp 15 ribu, dan VIP Rp 50 ribu. Oleh para calo, tiket-tiket tersebut dijual dengan harga yang sangat tinggi. Tiket Rp 20 ribu dijual hingga Rp 80.000, sementara tiket VIP dijual calo hingga Rp 250 ribu. Kondisi inilah yang membuat penonton PSIS marah. Setelah menunggu di depan pintu tribun selama 2 jam dan dilarang masuk ke tribun, akhirnya mereka menjebol pagar pintu C11 dan C10. Mereka mendorong bersama-sama hingga pintu yang terbuat dari besi itu roboh. Puluhan polisi yang berjaga di dalam stadion kewalahan menangani mereka. Dengan sekuat tenaga, polisi mencegah para penonton tanpa tiket untuk masuk stadion dan mengusir para penonton dari pagar pintu stadion. Karena dipukul mundur, massa pun melempari polisi dengan batu, kayu dan botor air mineral. Rusuh pun terjadi.Situasi di lokasi hingga pukul 17.00 WIB masih hiruk pikuk. Belum diketahui secara pasti apakah ada polisi atau penonton yang terluka akibat kerusuhan ini. Yang jelas, kini polisi menambah kekuatan personelnya di pintu C11 dan C10. Polisi menjaga ketat dua pintu ini. Meski dijaga ketat polisi dari Brimob dan Sabhara, sejumlah penonton tampak tetap mencoba memasuki tribun stadion dengan masuk lewat samping pagar pintu yang roboh. Ribuan penonton PSIS hingga kini masih bertahan di luar stadion. Mereka masih berharap bisa masuk ke dalam stadion untuk menyaksikan pertandingan final ini. (asy/)


Berita Terkait