Politisi Malaysia Penyerang Mahathir Ditangkap

Politisi Malaysia Penyerang Mahathir Ditangkap

- detikNews
Minggu, 30 Jul 2006 14:20 WIB
Jakarta - Polisi bertindak cepat menyelidiki kasus penyerangan terhadap mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohammad. Kini, polisi sudah menangkap seorang pria yang menyerang Mahathir dengan menyemprotkan air merica itu. Pria ini adalah seorang politisi dari UMNO. Pria yang masih dirahasiakan namanya itu ditangkap pada Jumat (28/7/2006) malam, beberapa jam setelah insiden itu terjadi. Setelah diinterogasi, pria tersebut kemudian ditahan. Mahathir diserang dengan semprotan merica (bukan gas air mata-Red) sesaat setelah tiba di Kelantan, Jumat (28/7/2006) lalu. Saat itu, Mahathir akan berpidato di hadapan ribuan orang yang telah menantinya di Bandara Sultan Ismail Petra, Kota Baharu. Namun, saat itu tiba-tiba salah seorang menyerang Mahathir dengan menyemprotkan cairan merica ke wajahnya. Mata Mahathir perih akibat serangan itu. Dia pun dievakuasi dari lokasi dan mengurungkan berpidato di depan massa. Insiden ini terjadi di tengah cekcok antara dua faksi pendukungnya di Kelantan. Kedua kelompok itu berebut menyediakan kendaraan agar bisa digunakan Mahathir selama tur politik di Kelantan, yang merupakan satu-satunya negara bagian yang dikuasai rival UMNO, Pan Malaysian Islamic Party (PAS).Seperti dikutip AFP, Minggu (30/7/2006), pria yang ditangkap itu merupakan pimpinan salah satu faksi dari dua kelompok pendukung Mahathir. Dia juga merupakan anggota veteran Partai UMNO. Dengan kejadian ini, pria itu terancam dipenjara 10 tahun lebih. Di Kelantan, sebagian kelompok ada yang mendukung kritikan Mahathir terhadap PM Abdullah Badawi, namun sebagian lainnya merasa keberatan. Diperkirakan, insiden ini terkait dengan perseteruan antara Mahathir dengan Badawi. Badawi sendiri sudah memberikan sinyal bahwa penyerang Mahathir akan dikenai hukuman berat. "Itu adalah penghinaan dan jika dia adalah anggota UMNO, maka dia akan dikeluarkan dari partai," kata Badawi. (asy/)


Berita Terkait