PDIP Tolak Mentah-mentah Tawaran Masuk Kabinet SBY
Minggu, 30 Jul 2006 12:51 WIB
Jakarta -
Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Pramono Anung mengakui pihaknya saat ini tengah digadang-gadang untuk masuk ke dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) yang dipimpin Presiden SBY. Tawaran tersebut datang berkali-kali baik secara kelembagaan maupun secara perorangan.Namun, tawaran masuk ke KIB itu ditolak mentah-mentah oleh PDI Perjuangan. Alasan yang dilontarkan Pramono adalah PDI Perjuangan akan menjadi lebih baik jika berada di luar KIB."Kita ditawar-tawari karena ada keinginan supaya negara lebih aman dan tidak ada bencana dengan kami masuk kabinet. Tapi kami tegaskan, bahwa PDI Perjuangan akan jadi lebih baik jika menjadi partai yang mengontrol pemerintah, karena dalam demokrasi harus ada check and balance terhadap pemerintah," urai Pramono.Hal itu disampaikan Pramono menanggapi pertanyaan wartawan tentang tawaran PDI Perjuangan untuk masuk ke KIB, disela-sela acara pernikahan masal di Jl Warung Asem 14, Jatinegara, Jakarta, Minggu (3-/7/2006).Beberapa kader PDI Perjuangan yang disebut-sebut mendapatkan tawaran, sebut Pramono, antara lain dirinya sendiri, serta Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR Tjahyo Kumolo."Tapi kami memang telah ditawari sejak kabinet ini terbentuk," tandas dia.KIB Tidak Lebih BaikSaat dimintai penilaiannya terhadap KIB, Pramono menyatakan KIB tidak lebih baik dari kabinet yang berjalan semasa pemerintahan Megawati Soekarnoputri."Dalam 2 tahun ini SBY-JK tidak lebih baik dari pemerintahan sebelumnya.Secara mikro dan makro mereka jalan di tempat," nilainya.
(fjr/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































