Korban Bentrokan Antarkampung di NTT Bukan Luka Tembak
Sabtu, 29 Jul 2006 21:27 WIB
Jakarta - Bentrokan antarkampung terjadi di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Kamis (27/7/2006) sore. Satu warga sipil tertembak. Sempat diduga penembak adalah aparat kepolisian yang mencoba mengamankan situasi. Namun, pihak kepolisian NTT membantah informasi tersebut."Satu orang katanya terkena luka tembak. Tapi setelah diperiksa dokter, ternyata bukan luka tembak hanya luka ringan biasa," kata Kabid Humas Polda NTT, Kompol Marthen Radja, ketika dihubungi detikcom Sabtu (29/7/2006).Marthen menambahkan, Setelah memeriksa peristtiwa bentrokan, aparat kepolisian kini sudah menemukan penyebab bentrokan dua kampung tersebut."Bentrokan itu berasal dari Ronal Sanak (22) yang berasal dari kampung Bansone. Dia sedang mabuk berat hingga membuat keributan yang menyebabkan perkelahian antarkampung yang selama ini sudah menjadi musuh bebuyutan," jelas Marthen.Bentrokan antara 2 kampung di NTT terjadi pada Kamis 27 Juli, pukul 18.00 WIB. Dua kampung yang menjadi lokasi pertempuran adalah Kampung Bansone dan Kampung Baru.Padahal sebelum terjadi bentrokan, polisi sudah melakukan operasi 'Pekat Turangga 2006' mulai tanggal 30 Juni 2006 - 26 Juli 2006. Operasi tersebut meliputi pelesiran ke tempat-tempat prostitusi dan penyulingan minum-minuman keras yang biasa dilakukan oleh remaja setempat. "Ternyata cuma beda satu hari saja setelah operasi, timbul kejadian ini. Kami masih akan terus melakukan pemeriksaan lagi dengan pihak-pihak terkait," sesal Marthen.
(ahm/)











































