Ketua Komnas PA Bela Siswa SDN Pocin 1: Pendidikan Hak Fundamental

ADVERTISEMENT

Ketua Komnas PA Bela Siswa SDN Pocin 1: Pendidikan Hak Fundamental

Devi Puspitas - detikNews
Selasa, 13 Des 2022 12:26 WIB
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait dan Ketua Komnas PA Jakarta Cornelia Agatha menemui wali murid SDN Pondok Cina 1. (Devi Puspitasari/detikcom)
Foto: Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait dan Ketua Komnas PA Jakarta Cornelia Agatha menemui wali murid SDN Pondok Cina 1. (Devi Puspitasari/detikcom)
Depok -

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait bersama Ketua Komnas PA DKI Jakarta Cornelia Agatha menemui wali murid SDN Pondok Cina (Pocin) 1, Kota Depok. Dia menyoroti soal hak para siswa SDN Pocin 1 untuk mendapatkan pendidikan.

"Fokus hari ini pada perayaan itu ada dua konsentrasi atas hak pendidikan karena hak atas pendidikan itu adalah hak yang sangat fundamental yang tidak boleh dikurangi dalam diri anak khususnya anak peserta didik," kata Arist Merdeka Sirait kepada wartawan, di SDN Pocin 1, Selasa (13/12/2022).

Dia mengkritik Pemkot Depok yang tidak memperhatikan nasib siswa yang masih bertahan di SDN Pocin 1. Dia juga menyoroti soal siswa SDN Pocin 1 yang ditinggal para guru sebelum tempuh ujian akhir semester (UAS).

"Saya mendengar bahwa ini akan dibebaskan, akan dibangun rumah ibadah tetapi hak anak-anak atas pendidikannya terlantar karena ternyata bukan disiapkan tempat, tetapi prakteknya itu disebar ke dua sekolah Pocin 3 dan Pocin 5," ucapnya.

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait dan Ketua Komnas PA Jakarta Cornelia Agatha menemui wali murid SDN Pondok Cina 1. (Devi Puspitasari/detikcom)Komnas PA juga menemui dan mendukung wali murid SDN Pondok Cina 1 yang mempertahankan hak atas pendidikan para siswa. (Devi Puspitasari/detikcom)

"Bahkan sudah menarik gurunya atas pendidikan itu, di situlah pelanggaran-pelanggaran pidana yang dilakukan walkot karena ternyata wali kota mengizinkan guru-gurunya nggak boleh mengajar di sini," tambahnya.

Pantauan detikcom, Arist Merdeka Sirait bersama Cornelia Agatha datang ke SDN Pocin 1 sejak pukul 09.40 WIB. Dia sempat berbincang dengan wali murid dan siswa yang masih bertahan di SDN Pocin 1.

Arist dan Cornelia juga menyapa dan mengunjungi kelas satu per satu. Cornelia mengatakan anak harus merdeka dalam belajar. Dia menambahkan, hak pendidikan anak mesti diutamakan dan diprioritaskan pihaknya.

"Menurut kami memang anak itu kan harus merdeka dalam belajar, harus punya rasa nyaman dan merdeka. Intinya itu hak anak ya pendidikan. Itu yang harus kita utamakan, prioritas kan," kata Cornelia.

Di lokasi, tampak anggota ormas Pemuda Pancasila juga masih menjaga di depan gedung SDN Pocin 1.

Pemprov Jabar Batal Bantu Proyek Masjid

Sebelumnya diberitakan, Pemprov Jabar resmi menunda bantuan anggaran untuk rencana pembangunan Masjid Raya Depok. Anggaran itu ditunda setelah munculnya polemik atas rencana Pemkot Depok merelokasi SDN Pocin 1 untuk lahan proyek masjid raya.

"Karena lahannya masih berdinamika, sudah saya kirim surat (ke Pemkot Depok). Dananya ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan," kata Ridwan Kamil kepada wartawan di Gedung Sate, Kota Bandung dilansir detikJabar, Senin (12/12).

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan Video 'Polemik SDN Pocin 1 Depok, Politikus PPP: Jangan Sampai Siswa Terbengkalai':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT