Dari Konvensional Hingga Canggih

Kecurangan SPBU

Dari Konvensional Hingga Canggih

- detikNews
Sabtu, 29 Jul 2006 08:55 WIB
Jakarta - Praktik curang sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari cara yang sederhana hingga cara yang canggih dengan menggunakan alat eletronik.Cara yang sangat sederhana antara lain dengan menggunakan kawat baja panjang atau yang biasa disebut dengan tusuk konde. Tusuk konde ini berfungsi untuk menekan aliran BBM yang dialirkan melalui dispenser. Sehingga BBM yang diisikan ke kendaraan tidak sesuai dengan ukuran yang sebenarnya.Selain dengan menggunakan cara sederhana, kecurangan juga dilakukan dengan cara yang canggih dengan menggunakan alat elektronik. Di dalam sirkuit dispenser pengisian BBM ditempatkan alat untuk mengatur aliran BBM."Cara ini lah yang biasanya dioperasikan dengan menggunakan remote control. Sehingga jika ada pemeriksaan mereka (operator-red) langsung menekan remote-nya. Setelah itu aliran normal kembali," ujar Ketua Timdu BBM Slamet Singgih kepada detikcom.Singgih mengakui, untuk kecurangan dengan menggunakan cara yang canggih ini, Timdu BBM biasanya sulit untuk menemukan kecurangan di SPBU itu. Kecurangan ini, kata Singgih, berdasarkan temuan Timdu BBM ada yang sengaja dilakukan oleh pemilik SPBU dan operatornya. "Tapi ada juga memang dilakukan oleh operator tapi pemiliknya tidak tahu," urainya.Akibat kecurangan yang dilakukan dengan mengurangi volume BBM itu, konsumen harus kehilangan 60 mililiter sampai 1.300 mililiter per 10 liter. Akibat kecurangan yang dilakukan 83 SPBU ini telah mengakibatkan kerugian Rp 4,7 miliar. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads