Hadang Tsunami, Daerah Pesisir Selatan Jatim Ditanami Mangrove
Jumat, 28 Jul 2006 17:52 WIB
Malang - Untuk menghambat gelombang tsunami, Dinas Kehutanan Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur mencoba menanami daerah pesisir pantai di Malang selatan dengan tanaman mangrove (bakau) seluas tiga hektar. "Sesuai dengan instruksi dari pusat, untuk menghambat gelombang tsunami kita akan menanami daerah pesisir Malang Selatan dengan mangrove," kata Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Malang, Bambang Windharto,kepada wartawan di kantornya, Jumat (28/7/2006). Namun, penanaman mangrove saat ini terkendala dengan struktur tanah daerah pesisir pantai Malang selatan yang berpasir serta adanya gelombang ombak yang cukup besar. Menurut Bambang, struktur tanah berpasir di daerah Malang selatan karena disebabkan debu dari gunung semeru yang volumenya cukup besar di daerah sekitar Malang selatan. "Debu dari gunung Semeru terbawa melalui aliran sungai menuju ke laut. Akibatnya, daerah sekitar pesisir pantai dipenuhi pasir dari Semeru," ujar dia. Meski masih terkendala dengan tanah yang berpasir, pihaknya akan terus melakukan riset untuk mengetahui struktur tanah di daerah tersebut. Riset dari tim Dinas Kehutanan tersebut untuk mengetahui apakah daerah di sekitar pesisir tersebut masih mengandung lumpur atau tidak. "Semoga masih ada peluang. Nantinya kita tetap bisa menanami mangrove," harap Bambang.
(asy/)











































