RI, Malaysia & Brunei Teken Pemartabatan Bahasa Nasional

RI, Malaysia & Brunei Teken Pemartabatan Bahasa Nasional

- detikNews
Jumat, 28 Jul 2006 17:47 WIB
Jakarta - Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam akan menandatangani Komunike Bersama tentang Pemartabatan Bahasa Nasional. Penandatangan dilaksanakan Senin (30/7/2007) di Gedung A lantai 3, Depdiknas, Jalan Sudirman, Jakarta, oleh Menteri Pendidikan dari ketiga negara tersebut.Hal itu disampaikan Kepala Pusat Bahasa Depdiknas Dendy Sugono dalam jumpa pers di Depdiknas. Selain Dendy, hadir juga Ketua Pengarah Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia, Datuk Firdaus bin Haji Abdullah dan Pemangku dan Pengarah Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei Darussalam, Mata'ini bin Bakar."Kita ingin mengingatkan kembali kepada masyarakat masing-masing negara untuk menggunakan bahasa nasional dengan baik dan benar. Kesadaran ini harus ditanamkan dari anak-anak hingga dewasa," kata Dendy.Komunike Bersama tersebut mencakup tiga hal.Pertama, ketiga pemerintah secara bersama-sama baik di tingkat nasional maupun internasional akan menetapkan penggunaan bahasa sesuai dengan kedudukan dan fungsinya. Kedua, mengembangkan bahasa Indonesia dan Melayu sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi serta sebagai salah satu bahasa utama dunia. Dan ketiga, kesepakatan untuk meningkatkan mutu penggunaan bahasa Indonesia/Melayu dalam berbagai lapisan masyarakat."Saya optimistis Indonesia bisa jadi salah satu bahasa utama di dunia, bahasa Indonesia itu menarik untuk dipelajari. Itu terbukti ada lebih dari 120 lembaga bahasa yang menawarkan bahasa Indonesia," kata Dendy.Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo juga akan meluncurkan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Ujian tersebut dilakukan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berbahasa Indonesia baik. UKBI ini akan digunakan sebagai instrumen penerimaan pegawai dan syarat bagi orang asing yang ingin belajar dan bekerja di Indonesia. (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait