Bocah di Kali Cakung Jaktim Ditemukan Tewas Usai Hanyut Sejauh 5 Km

ADVERTISEMENT

Bocah di Kali Cakung Jaktim Ditemukan Tewas Usai Hanyut Sejauh 5 Km

Anggi Muliawati - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 15:56 WIB
Bocah tenggelam di Kali Cakung Jaktim ditemukan tewas. (dok. Tim SAR Jakarta)
Bocah tenggelam di Kali Cakung, Jaktim, ditemukan tewas. (dok. Tim SAR Jakarta)
Jakarta -

Seorang anak MDS (13) dilaporkan tenggelam di Kali Cakung, Jakarta Timur. Jasad MDS kini telah ditemukan dalam keadaan tewas.

Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fazzli, menyampaikan MDS ditemukan pada Jumat (9/12/2022) sekitar pukul 13.40 WIB. Dia mengatakan korban ditemukan sejauh 5 kilometer dari lokasi kejadian.

"Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dan kemudian korban kita evakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan ke keluarga korban," kata Fazzli dalam keterangannya.

Diketahui korban terjatuh ke kali pada Kamis (8/12) sekitar pukul 18.00 WIB. Fazzli mengatakan korban diduga memiliki keterbelakangan atau retardasi mental. Kejadian berawal ketika korban tengah bermain di Jembatan Kali Cakung, Jaktim.

"Kemudian korban berenang di kali tersebut saat kondisi hujan deras dan air kali sedang tinggi," ujarnya.

Setelah insiden tersebut diketahui, Fazzli mengatakan tim gabungan melakukan pencarian sejak pagi tadi. Dia menjelaskan proses pencarian korban dibagi menjadi tiga tim.

"Area pencarian menjadi tiga. Tim pertama akan melakukan pencarian menggunakan rubber boat dengan jarak 3 km dari lokasi kejadian. Tim kedua melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat sejauh 3 km dari lokasi kejadian," ujarnya.

"Kemudian tim ketiga melakukan pencarian di bawah permukaan air menggunakan aqua eye serta underwater search device, kemudian dilanjutkan dengan penyelaman di sekitar lokasi kejadian pada radius 10 meter," sambungnya.

Fazzli menyebutkan sejumlah personel SAR gabungan yang terlibat dalam upaya pencarian MSD. Di antaranya kantor SAR Jakarta, BPBD DKI Jakarta, Damkar DKI Jakarta, Polres Jakarta Timur, Polsek Penggilingan, Satpol PP Jakarta Timur, Babinmas dan Babinsa, PPSU Kelurahan, IEA Jakarta Timur, Korgad Rescue, KCR, RPBA, Hirpala, Eslan, Garda Mantap, SAR MTA, keluarga korban, dan masyarakat setempat.

(amw/fca)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT