Legislator Sepakat Wakil PBB Perlu Diusir Jika Ngeyel soal KUHP Baru

ADVERTISEMENT

Legislator Sepakat Wakil PBB Perlu Diusir Jika Ngeyel soal KUHP Baru

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 13:21 WIB
Bobby Adhityo Rizaldi
Bobby Adhityo Rizaldi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Profesor Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengusir perwakilan PBB di Indonesia yang ikut mengomentari KUHP baru. Anggota Komisi I DPR Fraksi Golkar Bobby Adhityo Rizaldi setuju dengan usulan Prof Hikmahanto tersebut.

"Ya, saya juga kemarin bilang ini, bila PBB memberikan masukan sebagai referensi sebelum UU ini diketok, tentu akan kita apresiasi, selama bukan intervensi dan kritik terhadap kedaulatan Indonesia dalam membentuk kodifikasi hukumnya," kata Bobby mengawali tanggapannya, Jumat (9/12/2022).

Bobby sepakat apabila Kemlu memanggil perwakilan PBB di Indonesia untuk mengklarifikasi terkait pasal-pasal di KUHP baru. Namun Bobby menilai perwakilan PBB tersebut harus diusir jika dianggap mengintervensi produk hukum tersebut.

"Betul, perlu dipanggil, dan jelaskan apa pasal-pasal yang menjadi konsideran mereka. Tapi, kalau sudah dijelaskan masih nggak ngerti dan mencoba-coba intervensi, mengubah, atau mengganggu kedaulatan, ya harus dipersilakan pulang saja," katanya.

Lebih lanjut Bobby mendorong RI tegas dalam memperlakukan mitra tingkatan internasional, seperti PBB. "Indonesia perlu tegas sekaligus berwibawa dalam memperlakukan mitra di pergaulan Internasional, nggak usah emosi gitu, lo," ujarnya.

Simak video 'Iskan Qolba Lubis Minta Maaf Usai Walk Out di Pengesahan RKUHP':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikut.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT