Mbah Tardjo Sesalkan Kekerasan Massa PDIP ke PDP

Mbah Tardjo Sesalkan Kekerasan Massa PDIP ke PDP

- detikNews
Jumat, 28 Jul 2006 13:39 WIB
Jakarta - Penasihat DPP PDIP Soetardjo Soerjogoeritno menyesalkan aksi kekerasan massa PDIP terhadap kader Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP) -- pecahan PDIP -- terkait perebutan gedung Panti Marhaenis di Semarang."Saya kecewa. Mbok duduk bersama cari piye penake. Saya nggak seneng kalau ada benturan," ujar pria yang akrab disapa Mbah Tardjo ini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/7/2006).Karena itu, dia berharap Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri turun tangan menyelesaikan persoalan ini. "Ibu Mega harus bisa jadi penengah bagi keduanya," cetus dia.Mbah Tardjo yang juga Wakil Ketua DPR ini lalu menceritakan keberadaan gedung yang jadi rebutan itu. Gedung itu dahulu adalah milik DPD PNI Jawa Tengah. Pada waktu itu, DPD PNI Jateng diketuai Hadi Subeno. Pada 1973, PNI melebur ke dalam PDI yang kini menjadi PDIP."Sengketa muncul karena Pak Mardijo, bekas ketua DPD PDIP Jateng yang juga bekas ketua DPRD, pindah ke PDP," kata politisi gaek ini.Untuk saat ini Mbah Tardjo berharap kedua pihak sama-sama duduk bersama untuk membicarakan persoalan ini dengan kepala dingin. "Gedung itu nggak usah digunakan dulu. Diselesaikan dulu persoalannya," demikian Mbah Tardjo.Aksi kekerasan massa PDIP terjadi Rabu lalu di Semarang. Sejak pukul 04.00 WIB dinihari, massa PDIP telah menduduki Panti Marhaenis. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads