Tinggalkan Balita Sendirian di Rumah, ART di Bekasi Diduga Kabur Temui Pacar

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balita Sendirian di Rumah, ART di Bekasi Diduga Kabur Temui Pacar

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 08:47 WIB
Close up and soft focus of hands of small child leaning against glass in window with snowflakes on winter day. Concept of child loneliness, sadness, waiting for parents.
Ilustrasi. Balita (Foto: Getty Images/iStockphoto/Olga Kurdyukova)
Bekasi -

Seorang balita berinisial F (4) menangis histeris usai ditinggal sendirian di dalam rumah di Babelan, Bekasi, Jawa Barat. ART, N (20), diduga kabur dari rumah majikannya untuk menemui pacarnya.

"Kalau nggak salah ibunya (majikan) cerita dia punya pacar, tapi nggak kita dalemin," ujar Kanit Reskrim Polsek Babelan Iptu Witrionaldi kepada detikcom, Jumat (9/12/2022).

Witrionaldi tidak mengetahui pasti kemana ART itu melarikan diri. Namun, ia memastikan ART tersebut tidak membawa barang atau harta benda di dalam rumah.

"Nggak ada (harta benda yang dibawa), (balita) cuma ditinggal," jelas Witrionaldi.

Witrionaldi menyebut ibu korban, Fina, tidak membuat laporan polisi. Ponsel ART yang kabur itu juga tidak bisa dihubungi lagi.

"HP (ART) mereka udah diblok," tambahnya.


Balita Menangis Histeris

Dalam video yang beredar seperti dilihat Jumat (9/12/2022), tampak balita yang mengenakan kaos biru. Ia mondar-mandir di area tangga. Ia terlihat menangis histeris.

"Seorang asisten rumah tangga (ART), berinisial NS, 20 tahun, tega meninggalkan anak majikannya sendirian yang masih berusia empat tahun di dalam rumah," narasi yang menyertai video tersebut.

Iptu Witrionaldi menyebut kejadian itu terjadi pada hari Senin tanggal 21 November 2022 sekitar jam 14.30 WIB. Kala itu, ibu korban Fina, tengah bekerja di Jakarta Timur.

Fina lalu mengecek dari ponselnya yang terhubung di CCTV rumah. Betapa kagetnya ia melihat anaknya, F (4) menangis.

"(Fina) mendapati bahwa anaknya F berusia 4 tahun sedang menangis histeris di dalam rumah sendirian," kata Witrionaldi.

Korban lalu ditolong oleh ketua RT dan warga sekitar. Pintu rumah korban didobrak

(isa/mei)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT