Berebut Isi BBM, Warga Dua Kampung di NTT Bentrok
Jumat, 28 Jul 2006 13:32 WIB
NTT - Bentrok antarkampung kembali terjadi. Kali ini di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT. Bentrok dipicu ribut-ribut antara beberapa pemuda kedua kampung karena rebutan mengisi BBM.Akibat bentrok tersebut, satu warga terkena tembakan peluru dan kini menjalani perawatan di RS Polisi, Kupang. Sementara puluhan orang terluka akibat lemparan batu dan benda lainnya.Selain itu sedikitnya lima rumah hancur dan dua mobil rusak berat akibat 'perang' itu.Perkelahian antara warga Kampung Bansole dengan warga Kampung Baru Terminal Antarkota ini terjadi sejak pukul 18.00 Wita, Kamis 27 Juli 2006.Saat itu sejumlah pemuda dari kedua kampung sama-sama berniat mengisi bensin di salah satu SPBU. Baik pemuda Kampung Basole dan Kampung Baru mengklaim merekalah yang terlebih dulu mendapat giliran.Karena tidak bersedia saling mengalah, kedua kelompok ini akhirnya ribut. Usai keributan di SPBU tersebut, kedua kelompok ini ternyata mengadukan peristiwa tersebut kepada warga kampungnya, sehingga menyulut emosi dan terjadilah bentrok antarkedua kampung. Jarak kedua kampung ini sekitar 1 km.Hingga Jumat (28/7/2006) siang, situasi masih mencekam. Banyak warga yang panik dan memilih menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.Buntut bentrok antarwarga ini juga membuat kompleks pertokoan dan pusat ekonomi warga ditutup. Perkelahian juga menyebabkan jalur transportasi darat yang menghubungkan Timor Barat, NTT dan Timor Leste ditutup untuk sementara.Aparat kepolisian dibantu personel TNI juga belum mampu meredakan situasi. Markas Brimob Polda NTT rencananya akan segera menerjunkan satu pleton Brimob dari Atambua dan Kupang ke lokasi kejadian sore ini.
(umi/)











































