Terungkap 5 Fakta Balita Grace Tewas Dianiaya Pacar Ibu

ADVERTISEMENT

Terungkap 5 Fakta Balita Grace Tewas Dianiaya Pacar Ibu

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 08:06 WIB
Polisi Tangkap Pembunuh Balita di Apartemen Jaksel
Foto: Polisi merilis kasus penganiayaan yang menewaskan balita Grace. (Silvia Ng/detikcom)
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki kasus penganiayaan yang menewaskan balita Grace (2) di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Dalam kasus ini, pria inisial YA (31) telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam mengungkap pelaku berdalih kesal lantaran korban tak berhenti menangis. Dia menyebut kepala korban sempat terbentur tiga kali sebelum tewas.

"Kemudian YA merasa kesal sambil dibersihkan (BAB-nya), korban menangis karena melepaskan popok atau pampers dengan cara yang tidak baik. Akhirnya korban sempat terbentur kepalanya di dinding kamar mandi," ungkap Ade Ary dalam jumpa pers, Selasa (6/12).

Tersangka YA sempat membawa balita Grace ke RS Tria Dipa, Pancoran, Jaksel. Namun sayang, nyawa Grace tidak tertolong.

YA adalah pacar ibunda Grace. Saat itu sang ibu, SS (23) menitipkan Grace kepada YA karena harus bekerja.

Korban Dibanting ke Lantai

Mulanya korban menangis ketika dibersihkan BAB-nya. Karena korban tak berhenti menangis meski sudah dibersihkan kotorannya, akhirnya tersangka melempar korban ke arah kasur namun jatuh di lantai.

Momen pria sadis membawa balita Grace dalam kondisi terkulai usai dianiaya di apartemen di Jakarta Selatan, terekam CCTV.Momen pria sadis membawa balita Grace dalam kondisi terkulai usai dianiaya di apartemen di Jakarta Selatan, terekam CCTV. (Foto: Tangkapan layar video/Istimewa)

Tak sampai di situ saja, YA juga menginjak kaki kiri korban. Lalu, korban sempat diangkat dan jatuh untuk ketiga kalinya.

"Kemudian dalam posisi menangis, YA melanjutkan pembersihan kotorannya korban, karena korban masih terus menangis, YA merasa kesal dan menginjak kaki kiri korban," papar Ade Ary.

"Kemudian oleh YA korban diangkat, dicoba untuk dibangunkan, dicoba ditenangkan, karena korban nangisnya makin kencang. Diangkat kemudian jatuh lagi untuk yang ketiga kalinya, mengenai kepala korban lagi," sambungnya.

Tulang Tengkorak Retak

Ade Ary mengungkap hasil visum menunjukkan bahwa terdapat retakan pada tulang tengkorak korban. Selain itu, kaki kiri korban mengalami memar.

"Di tubuh korban ditemukan tulang tengkorak bagian kiri ada retakan sepanjang 7,9 cm. Kemudian di kaki kiri korban itu ada memar tungkai bawah kiri sisi depan 1,5x2 cm, 0,7x0,5 cm. Kemudian pada otak besar korban terdapat pelebaran pembuluh darah atau pendarahan di bawah selaput otak," ungkap Ade Ary.

Simak video 'Pria Siksa Balita Grace Hingga Tewas Terekam CCTV, Korban Terkulai':

[Gambas:Video 20detik]



Baca selengkapnya di halaman berikutnya: rekonstruksi pembunuhan



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT