Dosen Kampus di Jakarta Ditemukan Meninggal dalam Rumah di Jaksel

ADVERTISEMENT

Dosen Kampus di Jakarta Ditemukan Meninggal dalam Rumah di Jaksel

Mulia Budi - detikNews
Kamis, 08 Des 2022 20:21 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi Police Line (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Dosen Universitas Budi Luhur Jakarta berinisial HA (53) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di rumahnya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel). Kematian korban terungkap setelah warga mencurigai bau menyengat dari dalam rumah.

"Iya (dosen) Budi Luhur. Ada tetangganya yang mencium bau busuk terus kemudian menghubungi RT, RT menghubungi keponakan warganya, kemudian masuk ke dalam ditemukan dalam keadaan sudah meninggal," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Nazirwan saat dihubungi wartawan, Kamis (8/12/2022).

Nazirwan mengatakan warga juga curiga lantaran H tidak terlihat keluar rumah selama berapa hari. Dia menyebutkan rumah H dalam kondisi terkunci saat warga memasuki rumah tersebut.

"Saksi satu curiga karena sudah beberapa hari tidak melihat korban keluar rumah atau beraktivitas," katanya.

Dia mengatakan warga kemudian berusaha mencongkel pintu jendela rumah H. Menurut dia, warga menemukan jenazah H sekitar pukul 07.45 WIB, pagi tadi.

"Sekitar pukul 7.45 WIB sampai di TKP dan berusaha masuk melalui pintu tetapi terkunci, saksi kemudian didampingi saksi tiga mencongkel jendela untuk masuk," ucapnya.

Dia mengatakan HA ditemukan dalam posisi telungkup. Dia menuturkan dosen Fakutlas Komunikasi dan Desain Kreatif itu ditemukan di ruang tamu.

"Tertelungkup di ruang tengah atau tamu," ujar Nazirwan.

Nazirwan mengatakan tak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Dia menuturkan jenazah korban sudah dalam kondisi membengkak.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya," kata Nazirwan.

Selain itu, Nazirwan mengatakan H menderita stroke dan tinggal seorang diri di rumah tersebut. Hal itu diperoleh polisi dari keterangan pihak keluarga.

"Keterangan dari keluarga dia itu sudah lama kena penyakit struk, tinggal sendiri. Tinggal sendiri, keterangannya tinggal sendiri," ujarnya.

Pihak Universitas Budi Luhur melalui akun Instagram menyampaikan dukacita atas meninggalnya HA.

"Innalilahi wa innailaihi Raji'un 😇 Semoga amal dan ibadah beliau diterima disisi-Nya. Ilmu yang diberikan beliau akan terus mengalir menjadi pahala untuk beliau 😇," tulis akun @kampusbudiluhur

Tonton juga Video: Prosesi Pemakaman Lord Rangga Diiringi Isak Tangis Keluarga

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT