Tokoh Agama RI Minta PBB Gelar Sidang Darurat Khusus
Jumat, 28 Jul 2006 12:45 WIB
Jakarta - Konflik di Timur Tengah membuat umat berbagai agama di Indonesia prihatin. Para tokoh agama pun menyerukan PBB menggelar sidang darurat khusus untuk menyelesaikannya.Para tokoh agama itu antara lain Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Ketua Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Andreas Dewangoe, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) H Amidhan, KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym, Romo Iswantoro, dan Henry Yosodiningrat.Perwakilan kelompok lintas agama, masyarakat dan golongan yang berjumlah 22 orang itu mendatangi kantor perwakilan PBB di Jakarta. Mereka bertemu dengan Presiden Representatif PBB di Jakarta George Petersen di lantai 7 Gedung Menara Thamrin, Jl MH Thamrin, Jakarta, Jumat (28/7/2006)."Kami mendesak PBB agar melakukan sidang darurat khusus di Dewan Keamanan maupun di sidang umum PBB," tegas Din usai pertemuan tersebut.Selain mendesak diadakannya sidang darurat khusus, menurut Din, pihaknya juga menyampaikan kecaman dan kutukan sekeras-kerasnya terhadap agresi militer Israel ke Palestina dan Libanon yang menyebabkan ratusan warga sipil tewas.Dalam pertemuan tersebut, lanjut Din, PBB diminta agar tidak ragu-ragu melakukan tugasnya menciptakan perdamaian dunia. Mereka juga mendorong pemerintah Indonesia dan negara-negara yang cinta damai untuk memprakarsai dilaksanakannya sidang darurat khusus tersebut."Hanya dengan cara demikian kita dapat menghentikan konflik yang berkembang di Timur Tengah, dan agar tidak menjadi perang di kawasan atau regional, yang berdampak internasional, termasuk ke Indonesia," jelas Din.Sayangnya, perwakilan PBB di Jakarta tidak bisa memberikan jawaban atas permintaan tersebut dengan alasan hanya sebagai kantor sekretariat. "Mereka berjanji untuk menyampaikan aspirasi kami ke Sekjen PBB Kofi Annan," tambah Din.
(zal/)











































