Komentar Konyol
SBY Diminta Tegur Menhan
Jumat, 28 Jul 2006 11:46 WIB
Jakarta - Presiden SBY diminta turun tangan menegur Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono menyusul pernyataannya yang menyebut komentar Ketua DPR Agung Laksono konyol. Juwono dinilai bertindak berlebihan."Presiden SBY harus mengukur pernyataan itu. Kalau sekiranya itu tidak pantas, SBY harus menegur," kata Ketua FPKS DPR Mahfudz Siddiq di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/7/2006).Menurut dia, Menhan seharusnya tidak perlu bereaksi berlebihan karena yang Agung sampaikan sebatas pressure untuk membongkar kasus penimbunan senjata di kediaman mendiang Waaslog KSAD Brigjen TNI Koesmayadi."DPR hanya menjalankan tugas, apalagi soal Koesmayadi adalah puncak gunung es dan DPR punya kebutuhan untuk tahu," ujarnya.Juwono saat ditemui wartawan di sela-sela acara peluncuran buku di Hotel Santika, Jl Petamburan, Jakarta, 26 Juli, meminta semua pihak tidak terlalu curiga kasus Koesmayadi ditutup-tutupi. Penyelidikan kasus ini sebaiknya dipercayakan sepenuhnya kepada Puspom TNI AD."Percayakan pada Puspom TNI tanpa komentar-komentar konyol dari Ketua DPR," cetus Juwono saat itu.Pernyataan Juwono ini menanggapi komentar Ketua DPR Agung Laksono di DPR, Senin 24 Juli. Agung meminta agar TNI tidak menutup-nutupi hasil penyelidikan Puspom TNI AD mengenai kasus Koesmayadi.
(aan/)











































