Gunung Karangetang Keluarkan Lahar, Ribuan Warga Mengungsi
Jumat, 28 Jul 2006 11:43 WIB
Manado - Aktivitas Gunung Karangetang yang terletak di Pulau Siau, Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara meningkat. Sejak dua hari terakhir, dari puncak gunung mengeluarkan lava dan lahar panas. Akibatnya, ribuan warga di kaki Gunung Karangetang mengungsi ke tempat yang lebih aman.Informasi yang diperoleh detikcom, Jumat (28/7/2006), aktivitas Gunung Karangetang meningkat sejak 5 hari terakhir. Pemerintah daerah juga sudah menetapkan status Gunung Karangetang dari Siaga menjadi Awas.Hingga hari Jumat ini, sedikitnya 3.941 penduduk yang terdiri dari 891 KK mengungsi. Mereka berasal dari 5 dusun, yakni Kolakola, Tampang, Bosana, Dame, Karerang, Desa Tarorabe dan Tatahadeng.Sebelum mengeluarkan lava panas dan lahar dingin, Gunung Karangetang juga sempat mengeluarkan awan panas. Saat ini warga tetap diminta waspada dan meninggalkan daerah yang masuk kawasan bahaya.Pada bulan Juni 2001 terjadi letusan dan membuat kubah lava di dinding selatan kawah utama. Pada September 1976 juga terjadi letusan samping di lereng selatan yang dikenal dengan Lava Arengkambung. Hanya letusan tersebut tidak meninggalkan lubang letusan.Tahun 1979 terbentuk kawah baru di lereng utara dekat Desa Batubulan. Semula lokasi tersebut hanya berupa lubang solfatara, kemudian terjadi longsoran akibat gempa bumi tektonik. Lubang tersebut melebar dan mengeluarkan asap putih tebal sehingga menyerupai awan dan kemudian dikenal dengan awan Batubulan.
(jon/)











































